Selain Solusi Permasalahan Sosial, Jalan Khusus Tambang Bakal Menguntungkan Investor
Pembangunan jalan khusus tambang di Kabupaten Bogor dinilai akan menguntungkan investos selain mengentaskan masalah sosial
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Rencana pembangunan jalan khusus tambang yang bakal menelan biaya hingga Rp 400 miliar yang akan terkoneksi dengan jalan tol Jakarta Outing Ring Road (JORR) 3.
Selain jadi solusi permasalahan sosial yang ada, jalan khusus tambang diyakini proyek tersebut bakal profitable atau menguntungkan para investornya.
Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan (DBMP) Jawa Barat, Bambang Tirtoyuliono menuturkan bahwa rencana pembangunan jalan khusus tambang akan dikoneksikan dengan Jalan Tol JORR 3 atau yang menghubungkan Sentul-Parung-Rumpin-Serpong atau Jalan Tol di Kota Tanggerang Selatan.
Baca Juga: Atasi Kenaikkan Harga Daging Sapi, Albapsi Minta Pemerintah Turun Tangan
"Selain akan pembangunan jalan khusus tambang akan dikoneksikan dengan JORR 3, pembangunan jalan khusus tambang juga bisa dikoneksikan dengan Kota Tanggerang Selatan. Kami berencana di Tahun 2023 mendatang, jalan khusus tambang tersebut bisa segera dioperasikan," tutur Bambang Tirtoyuliono kepada wartawan, Senin 28 Februari 2022.
Mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) ini menambahkan nilai investasi Rp 400 miliar terbilang kecil, jika dibandingkan dengan keuntungan yang didapatkan.
"Usia usaha tambang di Kecamatan Cigudeg, Rumpin dan sekitarnya bisa mencapai 46 tahun dan bisnis plant jalan khusus tambang ini sangat menarik para investor karena bakal menguntungkan dan bisa balik modal dalam kurun waktu 4 tahun, sementara total biaya investasi untuk pembebasan lahan dan pembangunan jalan khusus tambang hanya sekitar Rp 400 miliar," tambahnya.
Baca Juga: Operasi Pasar Minyak Goreng, 60 Ribu Liter untuk 31 Kecamatan di Kabupaten Bandung
Camat Parungpanjang Icang Aliudin berharap jalan khusus tambang bisa segera dibangun dan beroperasi di Tahun 2022 mendatang, lalu tidak ada kemacetan lalu lintas, tidak ada polusi udara dan menekan angka kecelakaan lalu lintas.
"Semoga jalan khusus tambang menjadi solusi dari peemasalahan yang selama ini terjadi seperti kemacetan lalu lintas, polusi udara dan biaa menekan angka kecelakaan lalu lintas. Kami berharap, jalam khusus tersebut bisa beroperasi di tahun depan," harap Icang. (Reza Zurifwan)
Editor : inilahkoran


