ini Strategi Polres Bogor Atasi Kemacetan di Puncak Saat Libur Panjang Pekan Ini

Macet parah yang terjadi di kawasan puncak libur akhir pekan lalu akan dijadikan evaluasi Polres Bogor untuk hadapi libur panjang pekan ini

ini Strategi Polres Bogor Atasi Kemacetan di Puncak Saat Libur Panjang Pekan Ini
Kapolres Bogor AKBP Iman Imanudin mengaku sudah mengevaluasi kemacetan yang terjadi di Puncak pekan lalu dan pihaknya kini lebih siap menghadapi libur panjang pekan ini.

INILAHKORAN, Bogor – Kemacetan parah yang terjadi di kawasan Puncak pekan lalu akan dijadikan bahan evaluasi Polres Bogor untuk menghadapi libur panjang pekan depan.

Kapolres Bogor AKBP Iman Imanudin mengaku akan menjadikan kejadian tersebut sebagai bahan evaluasinya. Titik kemacetan, titik jalan alternatif atau jalur tikus, resiko mobil mogok dan permasalahan lainnya akan dicari solusinya, hingga di masa libur panjang berikutnya pada Kamis hingga Minggu pekan ini, pihaknya akan lebih siap untuk mengatasi membludaknya volume kendaraan di Puncak.

"Kamis lusa akan libur lagi dan kemungkinan panjang hingga hari minggu, untuk mengurai kemacetan lalu lintas kami akan menggelar pasukan ke titik sekat, penyiapan mobil derek, penyediaan kantung parkir darurat dan bantuan bengkel mobile atau keliling," kata AKBP Iman Imanudin kepada wartawan, Selasa 1 Maret 2022.

Baca Juga: DPRD Jabar Apresiasi Dilanjutkannya Pembangunan Embung Kiarapayung

AKBP Iman Imanudin menuturkan juga demi mengurangi angka kendaraan roda dua atau empat yang masuk ke Kawasan Puncak, jajarannya akan menegakkan aturan ganjil genap (Gage) di Kawasan Puncak atau kawasam wisata lainnya di Bumi Tegar Beriman.

"Ada tambahan petugas dan personil dalam upaya menegakkan aturan Gage, kalau atuean tersebut sudah sulit ditegakkan, maka kami akan menerapkan sistem rekayasa arus lalu lintas (one way). Upaya akhir tersebut, akan kami lakukan demi menguras volume arus lalu lintas kendaraan yang sudah berada di Kawasan Puncak untuk ke arah Jakarta maupun Cianjur," tutur Iman.

Terkait keluhan masyarakat Puncak terkait tidak pastinya jam penerapan sistem rekayasa arus lalu lintas (one way) seperti masa liburan akhir pekan lalu, jajaran Sat Lantas Polres Bogor, ungkap AKBP Iman akan mensosialisasikan hal tersebut.

"Rencananya kami akan mensosialisasika kw masyarakat Puncak terkait  jam penerapan sistem rekayasa arus lalu lintas (one way), hal itu demi kenyamanan mereka dalam berkegiatan," tambahnya.

Baca Juga: Jelang Ramadan, Pemkot Bandung Minta Pemerintah Pusat Kendalikan Harga Sembako

AKBP Iman Imanudin melanjutkan sebagai bagian dari antisipasi, jajarannya juga akan berkordinasi dengan pengurus Persatuan Hotel Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Bogor.

"Jumlah pesanan atau booking kamar hotel akan jadi rumusan kami dalam memperkirakan jumlah wisatawan yang akan berkunjung ke Kawasan Puncak hingga kami pun tepat dalam menerapkan strategi, kami sudah berkordinasi dengan PHRI Kabupaten Bogor," lanjut AKBP Iman.

Diwawancara terpisah, Bupati Bogor Ade Yasin mengaku Jalan Raya Puncak tidak bisa menampung kendaraan roda empat hingga 80 ribu unit seperti masa liburan di akhir pekan lalu.

"Tidak mungkin eksisting Jalan Raya Puncak saat ini dipenuhi kendaraan roda empar arau lebih hingga 80 ribu unit, perlu dibangun jalan baru atau solusi lainnya untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Kawasan Puncak," ucap Ade Yasin. (Reza Zurifwan)


Editor : inilahkoran