Pemirsa Budiman, Siap Kolektif Pemesanan Minyak Goreng Bersubsidi di Kota Bogor

pemesanan minyak goreng curah besubsidi lewat aplikasi secara kolektif Pemirsa Budiman siap disosialisasikan Wali Kota Bogor Bima Arya

Pemirsa Budiman, Siap Kolektif Pemesanan Minyak Goreng Bersubsidi di Kota Bogor
Wali Kota Bogor Bima Arya siap mensosialisasikan program Pemirsa Budiman.
 
INILAHKORAN, Bogor - Wali Kota Bogor Bima Arya siap mensosialisasikan program
Pemesanan Minyak Goreng Curah Bersubsidi via Aplikasi Sapawarga Untuk Ibu-ibu Dimana-mana (Pemirsa Budiman) yang diusung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil ke masyarakat Kota Bogor.
 
Diketahui Pemirsa Budiman ini melibatkan para Ketua Rukun Warga (RW) dan dipesan secara kolektif untuk warga di lingkungannya.
 
"Setelah dilaunching pada Jum'at (8/4/2022) lalu, saya menyambut baik inovasi dari program Pemirsa Budiman guna mengakomodir kebutuhan warga di tengah harga kebutuhan pokok yang naik. Berdasarkan pantauan di lapangan, memang produksi minyak curah mengalami krisis. Kemudian warga juga tidak bisa menjangkau yang minyak kemasan karena harganya tinggi," ungkap Bima kepada wartawan pada Minggu 10 April 2022.
 
 
Bima melanjutkan, ikhtiar Gubernur Jawa Barat untuk menyediakan minyak goreng dengan harga khusus untuk masyarakat Kota Bogor juga Jawa Barat sangat meringankan dan sangat membantu.
 
"Saya berterima kasih kepada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil karena memprioritaskan wilayah Bogor, Depok dan Bekasi (Bodebek) untuk program Pemirsa Budiman. Untuk itu, saya akan memanfaatkan kemudahan tersebut dengan melakukan sosialisasi kepada RW," tambahnya.
 
Bima memaparkan, warga yang memesan minyak goreng curah via Pemirsa Budiman hanya dibatasi 3 kilogram per bulan per 1 Kepala Keluarga (KK). Untuk mendapatkan minyak goreng ini warga cukup membayar Rp 15.500 per kilo. Warga pun hanya bisa melakukan pemesanan secara kolektif hanya melalui RW yang memiliki aplikasi Sapawarga. 
 
 
"Saya berterima kasih Pak Gubernur memprioritaskan wilayah Bodebek dulu. Segera kami sosialisasikan kepada warga, khususnya RW SeKota Bogor. Karena pemesanannya kolektif melalui RW di aplikasi Sapawarga," terang Bima.
 
Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyebut program Pemirsa Budiman ditujukan bagi masyarakat menengah ke bawah.  
 
"Alhamdulillah, aplikasi khusus untuk pemesanan minyak goreng curah bersubsidi yang baru diluncurkan hari ini. Program ini sebagai upaya untuk memudahkan masyarakat Jawa Barat memperoleh minyak goreng," ungkap pria yang akrab disapa Kang Emil.
 
 
Kang Emil melanjutkan, kemudian dirinya menugaskan BUMD PT Agro Jabar untuk menyediakan minyak goreng tersebut. Jadi dalam masa krisis seperti ini Provinsi Jawa Barat tugaskan PT Agro Jabar untuk mencari minyak goreng kemudian dibagikan kepada rumah-rumah tangga dengan cara yang nyaman. Adapun teknis pemesanan minyak goreng di Aplikasi Sapawarga tak bisa dilakukan oleh pribadi, melainkan dikoordinasi oleh RW dengan prioritas wilayah yang harganya minyak gorengnya masih tinggi. Selain untuk meredam lonjakan permintaan, pihak RW lebih mengetahui siapa saja warga yang paling membutuhkan minyak goreng.  
 
"Jadi di aplikasi Sapawarga yang dipegang Ketua RW, tinggal di klik saja pemesanan minyak gorengnya, masukan alamat, berapa jumlahnya, nanti dikirim. Jadi ibu-ibu tak usah antre lagi. Pemirsa Budiman merupakan program sementara yang dilakukan di masa krisis di tengah kondisi kenaikan harga bahan pokok dan BBM di bulan Ramadan," pungkasnya. (Rizki Mauludi)
 


Editor : inilahkoran