BOR Kasus Covid-19 di RS di Garut Tersisa 3,68 Persen

Seiring terus menurunnya kasus aktif Covid-19, tingkat keterisian tempat tidur (Board Occuvancy Rate/BOR) pasien kasus Covid-19 di Garut

BOR Kasus Covid-19 di RS di Garut Tersisa 3,68 Persen
Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Garut.
 
INILAH, Garut-Seiring terus menurunnya kasus aktif Covid-19, tingkat keterisian tempat tidur (Board Occuvancy Rate/BOR) pasien kasus Covid-19 di rumah sakit di Kabupaten Garut turut menurun.
 
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Garut dirilis Dinas Komunikasi dan Informatika Garut, hingga Minggu (17/10/2021), angka BOR di rumah sakit di Garut menyisakan 3,68 persen.
Dari sebanyak 272 unit tempat tidur tersedia di tujuh rumah sakit rujukan pasien kasus Covid-19 di Garut, yang terisi hanya sebanyak sepuluh unit. 
 
Itu pun sebatas di tiga rumah sakit. Yakni di RS Umum Daerah dr Slamet Garut yang tempat tidurnya terisi sebanyak enam unit (3,51 persen) dari total tempat tidur disediakan sebanyak 171 unit. Di RS Umum Nurhayati Garut yang tempat tidurnya terisi sebanyak tiga unit (20 persen) dari total tersedia sebanyak 15 unit. Lalu, di RS Umum Tk IV Guntur yang tempat tidurnya hanya terisi satu unit (7,14 persen) dari total tersedia sebanyak 14 unit.
 
Sedangkan empat rumah sakit lainnya dengan total tempat tidur tersedia sebanyak 72 unit menunjukkan angka BOR nol persen.
 
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Garut Muksin menambahkan, dua tempat isolasi pasien kasus Covid-19 lainnya, yakni Rusunawa dan Islamic Center menunjukkan angka BOR nol persen. Dari total sebanyak 164 unit tempat tidur tersedia di dua lokasi isolasi tersebut, tak satupun terisi.*** (zainulmukhtar)
 
 


Editor : inilahkoran