Brasil vs Paraguay, Selecao Siapkan Kado Istimewa untuk Carlo Ancelotti
Selecao memburu kemenangan dalam duel Brasil vs Paraguay di babak kualifikasi Piala Dunia 2026 Amerika Selatan. Kemenangan menjadi kado ulang tahun bagi Carlo Ancelotti.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Sao Paulo – Selecao memburu kemenangan dalam duel Brasil vs Paraguay di babak kualifikasi Piala Dunia 2026 Amerika Selatan. Kemenangan menjadi kado ulang tahun bagi Carlo Ancelotti.
Pertandingan Brasil vs Paraguay pada lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2026 Amerika Selatan akan berlangsung di Stadion Neo Quimica Arena, Sao Paulo, Selasa 10 Juni 2025 atau Rabu pagi WIB.
Laga Brasil vs Paraguay bertepatan dengan hari ulang tahun Carlo Ancelotti, pelatih anyar Selecao. Karena itu, kemenangan akan jadi kado istimewa bagi pelatih asing pertama di Timnas Brasil itu.
Carlo Ancelotti berhasil membawa perubahan bagi Brasil meski bermain imbang tanpa gol di kandang Ekuador pada laga debutnya, Jumat 6 Juni 2025 lalu.
Dia mampu memperkuat pertahanan Brasil. Bek Alexsandro tampil impresif saat melakukan debutnya. Sementara gelandang Casemiro juga berperan menghalau serbuan tuan rumah.
Jadilah itu pertandingan pertama Brasil dari lima penampilan terakhir yang membuahkan clean sheet bagi Selecao. Terakhir kali gawang Brasil terhindah dari kebobolan terjadi pada 16 Oktober 2024 saat mereka menang 4-0 atas Chile.
Perubahan lain akan diperkirakan akan dilakukan Carlo Ancelotti dalam duel Brasil vs Paraguay, Selasa ini. Striker Richarlison kemungkinan kehilangan tempatnya di starting line-up dari Matheus Cunha.
Sedangkan di sektor sayap, pemain remaja Estevao diperkirakan akan digantikan Raphinha di sayap kiri. Saat menghadapi Ekuador, Raphinha absen karena menjalani sanksi skorsing.
“Raphinha memberi kami mobilitas yang sangat penting. Itu bisa menjadi kunci untuk membuka blokir pertahanan lawan,” kata Carlo Ancelotti.
Carlo Ancelotti juga diperkirakan akan mengganti gelandang Gerson dengan pemain sayap Gabriel Martinelli.
“Kami memiliki waktu yang cukup untuk mempersiapkan diri di kedua pertandingan. Lebih sedikit saat melawan Ekuador. Tim dalam kondisi segar, kami akan memiliki semua kemampuan untuk bermain bagus,” tambahnya.
Casemiro menikmati kesuksesan bersama Ancelotti di Real Madrid. Tapi, ia kembali ke tim nasional setelah absen lebih dari setahun, adalah karena penampilannya di Manchester United.
“Saya senang bisa kembali dan bermain dengan baik, saya ingin menegaskan itu,” kata Casemiro.
“Saya di sini bukan karena saya mengenal pelatih, tetapi karena saya pantas mendapatkannya. Ini tidak diragukan lagi merupakan salah satu tahun terpenting dalam karier saya,” tambahnya.
Paraguay akan menjadi tantangan berat bagi Brasil. Sejak pelatih Gustavo Alfaro mengambil alih, Paraguay tidak terkalahkan selama sembilan pertandingan.
Alfaro telah menyamai rekor Paraguay untuk poin kualifikasi yang dibuat oleh pelatih Paulo Cesar Carpegiani dalam kualifikasi Piala Dunia 1998 di Prancis. (*)
Editor : Zulfirman


