BSSN Ungkap, Dalam 4 Tahun Telah Terjadi 6,7 Miliar Serangan Siber

Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mengungkap, dalam empat tahun terakhir, 2021-2025 telah terjadi sekitar 6,7 miliar serangan siber di Indonesia.

BSSN Ungkap, Dalam 4 Tahun Telah Terjadi 6,7 Miliar Serangan Siber
Deputi Bidang Keamanan Siber dan Sandi Perekonomian BSSN Slamet Aji Pamungkas

INILAHKORAN, Bandung - Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mengungkap, dalam empat tahun terakhir, 2021-2025 telah terjadi sekitar 6,7 miliar serangan siber di Indonesia.

Ini dikatakan Deputi Bidang Keamanan Siber dan Sandi Perekonomian BSSN Slamet Aji Pamungkas, di sela uji publik Rancangan Undang-Undang Keamanan dan Ketahanan Siber (RUU KKS) di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin 15 September 2025.

"Anomali, keanegan yang berpotensi menjadi serangan siber dari 2021-2025 itu ada 6,7 miliaran," ujar Slamet.

Sebab itu diharapkannya dengan adanya UU KKS kelak, mampu menjaga keamanan digital secara regulasi dan tentunya dari sisi teknis.

"Nah RUU KKS ini bagaimana istilahnya digitalnya itu tidak telanjang, tapi digital yang diamankan. Jadi masyarakat juga jadi tidak khawatir lagi untuk masuk ke digitalisasi," ucapnya.

Terlebih saat ini serangan siber kata Slamet, semakin variatif dan berasal dari global, tidak hanya dari dalam negeri tetapi juga negara lain.

"Jadi mohon dukungannya (RUU KKS segera selesai)," pintanya. (Yuliantono)


Editor : Ahmad Sayuti