Bukan Alih Fungsi Lahan, Pio Sebut Ini Penyebab Bencana Banjir di Cibinong

Kecamatan Cibinong, sebagai ibu kota Kabupaten Bogor ternyata juga terdampak bencana banjir.

Bukan Alih Fungsi Lahan, Pio Sebut Ini Penyebab Bencana Banjir di Cibinong
Penyebab bencana banjir di Kecamatan Cibinong, diungkapkan Sekretaris Panitia Khusus (Pansus) Drainase DPRD Kabupaten Bogor Ferry Rhoveo Checanova karena kurang maksimalnya fungsi drainase dan masih banyaknya masyarakat Cibinong yang membuang sampahnya di sungai atau kali. (reza zurifwan)

INILAHKORAN, Bogor - Kecamatan Cibinong, sebagai ibu kota Kabupaten Bogor ternyata juga terdampak bencana banjir.

Berbeda dengan Kawasan Puncak dan Klapanunggal, dimana terjadi alih fungsi lahan hutan dan hijau menjadi vila maupun pertambangan hingga menyebabkan bencana banjir.

Penyebab bencana banjir di Kecamatan Cibinong, diungkapkan Sekretaris Panitia Khusus (Pansus) Drainase DPRD Kabupaten Bogor Ferry Rhoveo Checanova karena kurang maksimalnya fungsi drainase dan masih banyaknya masyarakat Cibinong yang membuang sampahnya di sungai atau kali.

"Bencana banjir di Kecamatan Cibinong, karena tidak maksimalnya fungsi drainase dan masih banyaknya masyarakat Cibinong yang membuang sampahnya di sungai atau kali. Insya Allah, di Tahun 2026, Pemkab Bogor akan membangun drainase-drainase di Kecamatan Cibinong," ungkap Ferry Rhoveo Checanova kepada wartawan, Rabu 16 Juli 2025.

Untuk tahun 2025, selain membuat Detail Engineering Design (DED) proyek pembangunan drainase, Pemkab Bogor, sambung Ferry Rhoveo Checanova akan melakukan normalisasi kali atau sungai.

"Pemkab Bogor pada tahun ini akan mengangkat sendimen dan sampah di kali atau sungai yang mengalir di Kecamatan Cibinong," sambungnya.

Untuk memastikan proyek pembangunan drainase, jajarannya pun akan 'menekan' Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Bogor.

Politisi PPP itu pun menjelaskan, bahwa pembangunan drainase adalah aspirasi warga yang pada tahun-tahun sebelumnya disampaikan saat dirinya bersama wakil rakyat lainnya melaksanakan reses.

"DPUPR harus memastikan dan kami akan mengawal, agar pada Tahun 2026, secara bertahap, di Kecamatan Cibinong akan dibangun drainase, terutama di jalan-jalan yang menjadi titik bencana banjir," jelas Pio, sapaan akrabnya. 


Editor : Doni Ramdhani