Banjir Luapan Sungai Batang Tumayo, 450 Warga Agam Mengungsi
BPBD Kabupaten Agam mencatat sebanyak 450 warga terpaksa mengungsi dan 60 orang sempat terjebak akibat banjir
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat, mencatat sebanyak 450 warga terpaksa mengungsi dan 60 orang sempat terjebak akibat banjir yang melanda Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, pada Sabtu (18/7) malam.
"Sebanyak 450 warga tersebut saat ini mengungsi ke rumah kerabat mereka yang dinilai aman dari jangkauan banjir," ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Agam, Abdul Ghafur, saat dikonfirmasi di Lubuk Basung, seperti dikutip dari Antara, Minggu (19/7/2026).
Terkait warga yang sempat terjebak oleh derasnya luapan aliran air, Abdul Ghafur menjelaskan bahwa mereka secara keseluruhan terdiri atas 20 Kepala Keluarga (KK) dengan total 60 jiwa.
"Para korban ada yang langsung melakukan evakuasi mandiri dan sebagian lagi berhasil dievakuasi oleh tim gabungan yang terdiri dari personel BPBD Agam, Basarnas, PMI, TNI, Polri, serta unsur relawan lainnya," kata Abdul Ghafur menerangkan situasi kedaruratan di lapangan.
Dampak banjir terparah dilaporkan terjadi di dua jorong. Salah satunya di Jorong Labuah, di mana sebanyak 250 warga terpaksa mengungsi setelah sedikitnya 20 unit rumah penduduk terendam air dengan ketinggian permukaan mencapai sekitar 70 sentimeter.
Musibah banjir ini dipicu oleh tingginya intensitas curah hujan yang mengguyur kawasan tersebut sejak Sabtu sore hingga malam hari. Kondisi itu menyebabkan debit air Sungai Batang Tumayo melonjak drastis hingga meluap dan langsung menggenangi kawasan permukiman warga yang berada di sepanjang daerah aliran sungai.
"Kawasan ini memang tergolong rawan. banjir kerap terjadi karena adanya pendangkalan sungai pasca-bencana banjir bandang yang sempat melanda daerah tersebut pada akhir November 2025 lalu," jelas Abdul Ghafur mengenai akar penyebab banjir.
BPBD Agam memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam musibah ini. Hingga Minggu siang, genangan banjir dilaporkan sudah berangsur menyusut, sehingga sebagian warga terdampak telah kembali ke rumah masing-masing untuk mulai membersihkan sisa material banjir.
Kendati situasi mulai kondusif, pihak BPBD tetap mengimbau masyarakat luas, khususnya yang tinggal di dekat aliran sungai, untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan segera mengungsi secara mandiri apabila curah hujan tinggi kembali mengguyur wilayah tersebut
Editor : Ahmad Sayuti

