Bukan Janji, Ini Komitmen Ridwan Kamil Hapus Praktik Korupsi di Jawa Barat

Gubenur Jawa Barat Ridwan Kamil akan terus berupaya menutup semua potensi praktik korupsi, khususnya dalam pemerintahan

Bukan Janji, Ini Komitmen Ridwan Kamil Hapus Praktik Korupsi di Jawa Barat
Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil memberikan sambutan dalam avara rapat koordinasi program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi kepala daerah se-Jawa Barat tahun 2022 di Gedung Sate, Kamis (10/3/2022)

 

INILAHKORAN, Bandung - Gubenur Jawa Barat Ridwan Kamil akan terus berupaya menutup semua potensi praktik korupsi, khususnya dalam pemerintahan.

Karena itu, menurut Ridwan kamil akan mendorong setiap daerah fokus berkinerja baik sebagai upaya mencegah korupsi.

Hal itu disampaikan Ridwan Kamil saat menghadiri Rapat Koordinasi Program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi Kepala Daerah se-Jawa Barat Tahun 2022 di Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis 10 Maret 2022.

Ridwan Kamil memastikan, pihaknya berkomitmen memperbaiki indeks Pemberantasan Korupsi. Yaitu, melalui tindakan pencegahan dari dalam pemerintahan.

Baca Juga: Wow Besok Partai Geruduk DPR RI, Ada Apa?

"Dari pemberitaan media, pemberantasan korupsi mayoritas dari bentuk penindakan. Nah, supaya tidak terjadi hal itu, maka kita berikhtiar menutupi lubang-lubang potensi terjadinya praktik seperti itu (korupsi)," katanya.

Pada kesempatan itu, Ridwan Kamil juga memberikan arahan kepada para Pemimpin Kota dan Kabupaten di Jabar agar turun langsung dalam penanganan, sehingga indeks pemberantasan korupsi bisa turun.

"Ada beberapa indeks naik turun itu karena pemimpinnya tidak turun. Kalau pemimpinnya turun, satu rombongan birokrasinya semangat. Tapi kalau pemimpinnya diam saja, nggak ngecek, nggak pernah ke lapangan, nggak memotivasi, pasti indeksnya biasa-biasa saja," imbuhnya.

Jawa Barat dengan _political will_ menjadi yang terbaik se-Indonesia dengan skor Pedoman Monitoring Center for Prevention (MCP) 2021 mencapai 94,55.

Baca Juga: Hujan dan Angin Kencang Disertai Es Bikin Pohon Tumbang yang Menimpa Dua Rumah di Kabupaten Bandung

Karena itu, Ridwan Kamil mengajak para kepala daerah untuk bekerja sama lebih intensif dalam mencegah praktik korupsi.

"Bila Jawa Barat saja yang juara, maka itu baru dapur kita (Pemda Provinsi Jabar). Kalau 27 Kabupaten dan Kota-nya tidak sama pencapaiannya, ya pekerjaan rumah kita belum selesai. Saya sebagai "Bapak" sudah memberi contoh, bahwa Provinsi Jabar sudah sangat baik dalam antisipasi korupsi," ucapnya.

Tak hanya itu, Ridwan kamil juga ingin semua Kabupaten dan Kota dalam kinerja pemerintahan fokus pada berita-berita baik.

"Naiknya Indeks Pembangunan Manusia (IPM), beresnya COVID-19 yang kasusnya menurun. Kemudian tahun lalu (2021) kita Juara PON Papua. Jadi terkait SDM, urusan fisik, Jawa Barat juara," ujarnya.

Baca Juga: Urai Kemacetan Lalu Lintas di Bojonggede, BPTJ dan Dishub Kabupaten Bogor Lakukan Secara Bertahap

Sementara itu di sektor pangan dan investasi, Jabar mengalami kenaikan, sehingga kasus kelaparan dan pengangguran di Jabar dapat ditangani relatif baik.

"Kita surplus beras 1,2 juta ton. Jadi 50 juta warga Jawa Barat tak ada yang kelaparan. Meski investasi sempat akan turun, Allah kabulkan naik dari target Rp120 triliun terealisasi Rp136 triliun, sehingga tingkat penggangguran yang sempat naik pada 2020 kemudian menurun, serta berita-berita baik lainnya harus kita syukuri," katanya. (Rianto Nurdiansyah)


Editor : inilahkoran