Bupati Bandung Ajak Anak-anak TK, SD, SMP, SLTA Untuk Melaksanakan Magrib Mengaji
Bupati Bandung Dadang Supriatna mendorong para siswa atau pelajar TK, SD, SMP, dan SLTA untuk kembali membiasakan diri melaksanakan magrib mengaji.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Soreang-Bupati Bandung Dadang Supriatna mendorong para siswa atau pelajar TK, SD, SMP, dan SLTA untuk kembali membiasakan diri melaksanakan Magrib Mengaji.
"Mari kita biasakan lagi untuk melaksanakan magrib mengaji, terutama untuk anak-anak TK, SD, SMP dan SLTA," kata Dadang saat melaksanakan kunjungan kerja ke Desa Jatisari Kecamatan Cangkuang Kabupaten Bandung, Jumat 28 Juni 2024.
Dikatakan Dadang, dengan magrib mengaji dapat membentuk anak-anak berkarakter dan berakhlak mulia.
Selain mengajak anak-anak untuk terus mengikuti magrib mengaji, Dadang juga mendorong anak-anak muda yang masih
menganggur untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan yang sudah difasilitasi Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bandung.
Dadang juga berharap tidak ada warga yang tidak makan, sehingga pihaknya berusaha untuk memberikan bantuan pangan pada saat pelaksanaan Rembug Bedas tersebut. Bantuan pangan itu difasilitasi oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bandung.
"Dengan adanya pemberian bantuan pangan diharapkan dapat mengurangi angka stunting di Kabupaten Bandung," ujarnya.
Dadang pun mengungkapkan sektor pertanian menjadi prioritas perhatian pemerintah dalam upaya mempertahankan ketahanan pangan di Kabupaten Bandung.
Untuk itu, Dadang mengajak masyarakat Desa Jatisari bahwa lahan pertanian di desa itu untuk dijadikan lahan pertanian abadi. Sehingga perangkat desa maupun BPD didorong untuk membuat peraturan desanya.
Dadang juga sangat respon terhadap aspirasi para petani, yang mengharapkan ada penambahan kuota kartu tani Sibedas untuk petani di desa tersebut. Di Kabupaten Bandung tercatat 87.000 petani, yang saat ini mendapat perhatian dari pemerintah dan mereka mendapatkan pelayanan BPJS Ketenagakerjaan.(rd dani r nugraha)
Editor : Ahmad Sayuti
