Bupati Cirebon Resmikan Bank Mini “Kejar” di SMPN 1 Arjawinangun
Upaya menanamkan budaya menabung sejak usia dini terus digalakkan oleh Pemerintah Kabupaten Cirebon. Salah satu langkah konkret yang diambil adalah dengan menghadirkan Bank Mini di lingkungan sekolah.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Cirebon – Upaya menanamkan budaya menabung sejak usia dini terus digalakkan oleh Pemerintah Kabupaten Cirebon. Salah satu langkah konkret yang diambil adalah dengan menghadirkan bank mini di lingkungan sekolah.
Bank Mini sendiri diresmikan Bupati Cirebon, Imron meresmikan Bank Mini dengan nama Rekening Pelajar atau disingkat kejar, di SMPN 1 Arjawinangun, Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon. Program ini menjadi bagian dari inisiatif nasional untuk mendorong literasi keuangan di kalangan pelajar dan masyarakat.
Hadir dalam acara tersebut sejumlah pejabat dan perwakilan instansi, mulai dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon, perwakilan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), hingga Bank Jabar Banten (BJB) sebagai mitra perbankan yang mendukung pelaksanaan program ini.
Bupati Imron menyampaikan pentingnya menanamkan kebiasaan menabung sejak anak-anak duduk di bangku sekolah. Menurutnya, budaya menabung bukan hanya soal menyisihkan uang, tetapi juga membentuk karakter disiplin dalam mengelola keuangan.
“Ini adalah launching pertama pembukaan rekening untuk pelajar yang disingkat Kejar. Satu rekening, satu pelajar,” kata Bupati Imron, Senin 14 Juli 2025.
Menurutnya, program ini tidak hanya menyasar siswa, tetapi juga mengajak orang tua untuk ikut terlibat aktif dalam membangun kesadaran finansial di lingkungan keluarga. Untuk itu semua orang tua pun ikut diu untuk memahami perlunya menabung sejak dini.
Bupati Imron juga berharap dengan hadirnya Bank Mini di sekolah, para pelajar dapat mengelola keuangannya sejak dini. Disisi lain, memiliki tujuan jangka panjang dalam perencanaan masa depan. Ia juga mengapresiasi dukungan dari berbagai pihak yang telah membantu terwujudnya program tersebut.
“Intinya ini membuat karakter anak supaya disiplin untuk keuangan, dan inilah kita puja. Sedangkan ada Pemjabar supaya untuk nabung di sini sudah dibuka,” ujarnya.
Dia menilai, program Kejar di SMPN 1 Arjawinangun merupakan titik kedua dari rencana pembangunan sembilan Bank Mini yang ditargetkan akan hadir di berbagai sekolah di Kabupaten Cirebon.
Dia menambahkan, Bank Mini yang dikelola dengan dukungan dari Bank BJB ini tidak hanya melayani kebutuhan siswa, tetapi juga dibuka untuk masyarakat umum. Selain bisa membuka tabungan pelajar, masyarakat juga dapat melakukan berbagai layanan perbankan seperti pembayaran pajak dan transaksi lainnya di lokasi yang sama. (maman suharman)
Editor : Ahmad Sayuti
