Buya Yahya Jelaskan Hukum Makan dan Minum Berdiri dalam Islam Jika Tak Ada Tempat Duduk

Dalam kehidupan sehari-hari, seperti saat menghadiri pesta atau acara keramaian, banyak orang yang terpaksa makan atau minum sambil berdiri karena keterbatasan tempat duduk. 

Buya Yahya Jelaskan Hukum Makan dan Minum Berdiri dalam Islam Jika Tak Ada Tempat Duduk

INILAHKORAN - makan dan minum sambil berdiri sering kali dianggap tidak sopan, bahkan dianggap bertentangan dengan ajaran Islam. Namun bagaimana pandangan Islam sebenarnya terkait hal ini? Apakah ada dosa jika melakukannya?

Dalam kehidupan sehari-hari, seperti saat menghadiri pesta atau acara keramaian, banyak orang yang terpaksa makan atau minum sambil berdiri karena keterbatasan tempat duduk. 

Ada juga yang karena terlalu haus, langsung minum tanpa sempat duduk. Apakah tindakan seperti itu dibolehkan dalam Islam?

Buya Yahya, dalam sebuah tayangan YouTube Al Bahjah TV, memberikan penjelasan berdasarkan riwayat dari Abdullah bin Umar. 

Ia menyampaikan bahwa pada masa Rasulullah SAW, para sahabat pernah makan sambil berjalan dan minum dalam keadaan berdiri, dan hal itu tidak dilarang oleh Nabi.

“Sayyidina Abdullah bin Umar pernah mengatakan bahwa mereka makan saat berjalan dan juga minum dalam keadaan berdiri di zaman Rasulullah SAW,” jelas Buya Yahya.

Buya Yahya menegaskan, Nabi Muhammad SAW tidak pernah melarang secara mutlak makan dan minum sambil berdiri karena tindakan itu tidak termasuk perbuatan yang diharamkan. Namun, Rasulullah memberikan contoh bahwa yang lebih utama dan dianjurkan adalah makan dan minum sambil duduk.

“Nabi tidak melarang karena itu bukan sesuatu yang haram. Tapi Nabi memberi petunjuk bahwa yang paling baik adalah dengan cara duduk,” tambahnya.

Karena itu, penting untuk memahami perbedaan antara amalan yang bersifat sunnah dengan yang wajib. Tidak menjalankan anjuran sunnah bukan berarti seseorang melakukan perbuatan dosa.

Kesimpulannya, makan dan minum sambil berdiri diperbolehkan dalam Islam, terutama dalam kondisi tertentu. Meski begitu, mengikuti cara Rasulullah dengan duduk saat makan dan minum tetap menjadi pilihan terbaik.


Editor : Firda Rachmawati