Cabai Rawit Meroket, Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Kosambi Mulai Naik Jelang Ramadan

Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Kosambi mulai mengalami kenaikan jelang ramadan. Lonjakan tertinggi terjadi pada cabai rawit merah.

Cabai Rawit Meroket, Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Kosambi Mulai Naik Jelang Ramadan
Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Kosambi mulai mengalami kenaikan jelang ramadan. Lonjakan tertinggi terjadi pada cabai rawit merah.

INILAHKORAN.ID - Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Kosambi mulai mengalami kenaikan jelang Ramadan. Lonjakan tertinggi terjadi pada cabai rawit merah, yang kini dijual hingga 70 ribu rupiah per kilogram naik hampir 80 persen dibanding harga sebelumnya.

Pedagang sayur Pasar Kosambi, Winda Ningsih menjelaskan, kenaikan harga terutama dipicu kondisi cuaca yang kurang bersahabat. "Hujan sudah berlangsung sekitar seminggu, jadi pasokan dari petani berkurang," kata Winda Ningsih, Selasa 3 Februari 2026.

Selain cabai rawit merah, bawang merah juga naik dari 10 ribu menjadi 17 ribu rupiah per kilogram. Timun dan kacang panjang, masing-masing mengalami kenaikan menjadi 12 ribu dan 25 ribu rupiah per kilogram.

"Permintaan tambahan dari program MBG, turut memengaruhi harga," ucapnya.

Meski terjadi kenaikan, Winda memastikan kondisi pasar masih terkendali. Untuk cabai tanjung yang biasanya melonjak menjelang Ramadan, harga saat ini 40 ribu rupiah per kilogram.

"Biasanya bisa sampai 100 ribu - 120 ribu rupiah per kilogram. Tapi sekarang pasokan dari petani banyak dan panen sedang bagus," ujar dia.

Ia menekankan, harga sayuran sulit diprediksi karena sangat bergantung pada panen di daerah penghasil. "Kalau panen bagus, harga turun. Kalau gagal panen, harga naik. Bahkan bisa berubah setiap hari," jelasnya.

Pedagang daging sapi, AN Soetrisna mengatakan, harga mulai naik sejak dua minggu terakhir. "Kalau jualan sih masih 150 ribu rupiah, ada yang 130 ribu, tergantung jenis bagian dagingnya," kata AN Soetrisna.

Ia memperkirakan kenaikan menjelang puasa tidak signifikan, paling lima sampai sepuluh ribu rupiah per kilogram. Sementara stok daging sapi aman karena pemerintah menjamin pasokan. Penjualan di lapaknya tetap stabil, sekitar 20 - 25 kilogram per hari termasuk pemesanan online.

"Pembeli masih seperti hari-hari biasa," ucapnya.

Sementara itu, harga ayam potong di Pasar Kosambi relatif stabil di angka 40 ribu rupiah per kilogram. Pedagang Sofian menyebut, beberapa waktu lalu sempat naik ke 43 ribu rupiah tetapi sekarang kembali normal.

"Stok ayam sejauh ini aman sampai puasa dan Lebaran," kata Sofian.

Ia menambahkan kemungkinan kenaikan harga menjelang hari besar keagamaan. Namun diperkirakan masih berada di kisaran harga saat ini. "Pasokan ayam berasal dari wilayah Lembang," ucapnya.***


Editor : JakaPermana