Cair Minggu Ketiga Mei 2025! Kabar Baik untuk KPM PKH dan BPNT: Mensos Gus Ipul Pastikan Bansos Triwulan Kedua Segera Disalurkan, Data Penerima Gunakan DTSEN Terbaru
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung – Masyarakat Indonesia, khususnya Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari program bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), kini bisa sedikit bernafas lega.
Pasalnya, pemerintah melalui Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) memastikan bahwa pencairan bansos triwulan kedua tahun 2025 akan segera dilakukan.
Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, memberikan pernyataan tegas bahwa pencairan bansos PKH dan BPNT triwulan kedua akan dimulai pada minggu ketiga bulan Mei 2025.
“Alhamdulillah, insya Allah di minggu ketiga bulan Mei ini sudah kita mulai untuk triwulan kedua,” ujar Gus Ipul dikutip dari RRI.co.id.
Seperti diketahui, bansos PKH dan BPNT dicairkan setiap tiga bulan sekali atau per triwulan. Dengan sudah memasuki pertengahan bulan Mei, masyarakat penerima manfaat tentu menantikan kepastian pencairannya.
Dalam proses penyalurannya, Gus Ipul menjelaskan bahwa Kemensos kini menggunakan Data Tunggal Sistem Elektronik Nasional (DTSEN) yang telah diperbarui bersama Badan Pusat Statistik (BPS).
Data ini menjadi pedoman utama untuk menentukan siapa saja yang berhak menerima bantuan di triwulan kedua ini.
“Meskipun belum sepenuhnya sempurna, data ini dinamis. Tapi dengan metode yang diterapkan BPS, kami bisa memahami gambaran situasi di lapangan dengan lebih baik,” ungkapnya.
Ia menambahkan, pembaruan data DTSEN ini memungkinkan adanya perubahan dalam daftar penerima bansos.
Artinya, bisa jadi ada masyarakat yang sebelumnya mendapatkan bantuan namun kini tidak lagi terdaftar, atau sebaliknya, ada yang sebelumnya tidak mendapatkan bantuan kini masuk dalam daftar penerima.
“Tentu ada sedikit-sedikit perubahan, artinya penerima manfaat. Ada yang mungkin sebelumnya dapat, tidak dapat, ada juga yang sebelumnya tidak dapat, nanti dapat,” tambah Gus Ipul.***
Editor : Yosep Saepul Ramadan


