Caleg PPP Garut Klaim Kasus Romy Tak Pengaruhi Elektabilitas

Sejumlah calon anggota legislatif (caleg) Kabupaten Garut dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mengklaim kasus menimpa Ketua Umum DPP PPP Romahurmuzy alias Romy tak memengaruhi elektabilitas pada P

Caleg PPP Garut Klaim Kasus Romy Tak Pengaruhi Elektabilitas
INILAH, Garut - Sejumlah calon anggota legislatif (caleg) Kabupaten Garut dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mengklaim kasus menimpa Ketua Umum DPP PPP Romahurmuzy alias Romy tak memengaruhi elektabilitas pada Pemilu 2019. 
 
"Itu kan kasus pribadi. Tentu, kasus itu tidak akan mengganggu atau berpengaruh pada elektabilitas partai maupun para caleg dari PPP di Garut," kata Sekretaris DPC PPP Kabupaten Garut Beben Ridwan, Selasa (19/3/2019).
 
Menurutnya, PPP sudah terbiasa diterjang permasalahan menjelang Pemilu. Seperti pada Pemilu 2014 lalu saat mantan Ketua Umum PPP Suryadarma Ali terjerat kasus korupsi. 
 
"Pada tahun 2014, meskipun mantan Ketua Umum terjerat kasus, PPP (di Kabupaten Garut) menang dengan suara terbanyak kedua. Makanya, suara PPP tidak akan terpengaruh dengan kasus Romy tersebut," ujarnya.
 
Justru, munculnya kasus Romy itu akan membuat para caleg serta simpatisan PPP lebih fokus bekerja untuk perolehan kursi lebih banyak.
 
"Kasus yang menjerat mantan Ketua Umum PPP merupakan kasus pribadi. Bukan dosa warisan terhadap partai," katanya lagi. 
 
Sama halnya dengan yang dikemukakan Dadan Gunawan. Caleg PPP Kabupaten Garut itu menilai, elektablitas caleg bergantung pada usaha caleg itu sendiri di lapangan dalam meyakinkan calon pemilihnya. Masyarakat pemilih pun tak mempertimbangkan partai dalam memilih calegnya.
 
Dia meyakini, kasus yang terjadi di DPP PPP itu takkan berimbas pada pilihan masyarakat di daerah.
 
"Masyarakat akan melihat figur caleg. Bukan partai," tambahnya.


Editor : inilahkoran