INILAHKORAN, Bogor - Wakil Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menyatakan meskipun Cap Go Meh (CGM) Bogor Street Festival (BSF) 2022 Kota Bogor dilangsungkan secara sederhana, penghormatan terhadap keberagaman tetap dilakukan.
Rangkaian CGM Bogor Street Festival 2022 juga menggaungkan doa bersama lintas agama. Doa bersama itu sebagai simbol dari keberagaman yang ada di Kota Bogor.
"Jadi tidak ada arak-arakan, tidak ada kegiatan yang mengundang massa dalam jumlah yang cukup besar. Tetapi semata mata dalam rangka penghormatan saja kepada perayaan CGM ini," ungkap Dedie pada Selasa (15/2/2022) malam.
Dedie melanjutkan, dirinya bersyukur ada pesan dan apresiasi dari Menteri BUMN Erick Thohir kepada Kota Bogor sebagai perwakilan pemerintah pusat yang turut hadir. Menteri BUMN juga bersama-sama memberikan penghormatan dalam rangka perayaan CGM di Kota Bogor.
"Perayaan CGM ini sebagai salah satu potensi untuk membangun kebersamaan. Jadi bukan hanya dari salah satu suku saja, tapi semua dilibatkan. Dan tujuannya kembali mengingatkan kita bahwa kita adalah bangsa yang beragam. Bangsa yang sangat multikultural dan itu menjadi modal besar bangsa kami untuk maju ke depan," bebernya.
Diketahui, hadir juga secara virtual, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno dan Wali Kota Bogor, Bima Arya juga memberikan pesan dan kesan terhadap CGM Bogor Street Festival 2022 ini. (rizki mauludi)***