Catat! Di 17 Titik Ini Harga Pangan Dijual Murah di Kabupaten Bogor

Membantu warga sekaligus menekan inflasi, Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Bogor menggelar gerakan pangan murah di 17 titik di 14 kecamatan. Dimana saja?

Catat! Di 17 Titik Ini Harga Pangan Dijual Murah di Kabupaten Bogor
Pemkab Bogor menyelenggarakan gerakan pangan murah.

INILAHKORAN, Cibinong – Membantu warga sekaligus menekan inflasi, Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Bogor menggelar gerakan pangan murah di 17 titik di 14 kecamatan. Dimana saja?

Kabid Distribusi dan Cadangan Pangan DKP Kabupaten Bogor, Sutriana kepada wartawan, Kamis 22 Februari 2024, menyebutkan ada 17 titik di 14 kecamatan yang disambangi gerakan pangan murah.

Pada tahap pertama, sebut Sutriana, gerakan pangan murah digelar di Kecamatan Cibinong, Citeureup, Babakan Madang, Klapanunggal, Jonggol, Sukaraja, Bojonggede, Tajur Halang, Rancabungur, Dramaga, Ciomas, Caringin, Cijeruk dan Megamendung.

DKP melakukan gerakan pangan murah itu di sejumlah kelurahan maupun kecamatan.

“TPID Kabupaten Bogor yang dipimpin Bupati Bogor sudah memprediksi bakal ada inflasi,” ujar Sutriana.

Tahap pertama ini, sebutnya, dilakukan hingga sebelum Hari Raya Idul Fitri. Setelah itu, nantinya DKP juga akan melaksanakan gerakan pangan murah di 26 kecamatan lainnya.

Di setiap pelaksanaan gerakan pangan murah, lanjut pria asal Bandung tersebut, DKP menyiapkan daging ayam sebanyak 111 ekor, daging sapi 100 kg, telur ayam 175 kg, gula pasir 125 kg, minyak goreng 650 liter, bawang merah, bawang putih, cabe merah keriting, cabe merah besar dan cabe rawit merah kami siapkan masing-masing sebanyak 20 kg.

“Harga komoditas yang kami jual di gerakan pangan murah itu lebih murah Rp 2 ribu hingga 30 ribu, seperti daging sapi Rp 130 ribu menjadi Rp 100 ribu perkilogram. Lalu, bawang merah dan bawang putih dijual Rp 10.500 dan Rp 14.500 per500 gram, sedangkan daging ayam dijual Ro 26 ribu perekor," lanjut Sutriana. 

Pemkab Bogor pun dengan gerak cepat menyiapkan anggaran untuk “mensubsidi” harga pangan atau bahan pokok tersebut dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2024.

Dengan anggaran kurang lebih Rp400 juta, Pemkab Bogor melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) pun melakukan gerakan pangan murah di sejumlah kelurahan maupun kecamatan.

“TPID Kabupaten Bogor yang dipimpin Bupati Bogor sudah memprediksi bakal ada inflasi,” ujar Kabid Distribusi dan Cadangan Pangan DKP, Sutriana kepada wartawan, Kamis 22 Februari 2024.


Editor : Zulfirman