Cegah KKN Dishub, Kab. Cirebon Dirikan Koperasi
Untuk meminimalisir KKN khususnya pada bidang Perhubungan, Dishub Kabupaten Cirebon membentuk koperasi dengan nama Koperasi Wahana Grage.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Cirebon - Untuk meminimalisir KKN khususnya pada bidang Perhubungan, Dishub Kabupaten Cirebon membentuk koperasi dengan nama Koperasi Wahana Grage.
Kepala Dishub Kabupaten Cirebon, Abraham Muhamad menyebutkan, koperasi tersebut baru ada di Kabupaten Cirebon, dan sudah didirikan sekitar satu tahun lalu.
"Sudah satu tahun berjalan dan ini merupakan pilot projet untuk semua Dishub diseluruh Indonesia. Saat ini ada beberapa kabupaten yang sudah mengikuti ide kita," kata Abraham kepada wartawan, Rabu (4/3/2020).
Abraham menjelaskan, tujuan didirikannnya koperasi selain mencegah KKN dan pungli, juga untuk mensejahterakan pegawai Dishub Kabupaten Cirebon. Anggota saat ini sudah ada sekitar 120 orang, khusus pegawai Dishub Kabupaten Cirebon.
Namun usulan koperasi dengan nomor akta 116 tanggal 16 September 2019 tersebut baru bisa efektif berjalan setengah tahun lalu.
"Prosesnya panjang. Kita memang koperasi simpan pinjam. Namun kita dirikan cucian mobil. Ini untuk membersihkan kendaraan terutama bagian bawah, karena memang kendaraan harus bersih ketika akan diuji," jelas Abraham.
Menurutnya, saat ini justru cucian mobillah yang masih menjadi prioritas penghasilan bagi koperasi. Dalam sebulan, ada pemasukan bersih sekitar Rp50 juta sebagai pemasukan utama. Tercatat, dalam sehari koperasi bisa mencuci sekitar 100 kendaraan, dan satu kendaraan hanya membayar Rp20 ribu saja.
"Jenis mobil apa saja bayarnya Rp20 ribu saja. Tapi ini kan di wajibkan karena setia kendaraan yang akan di uji, keadaanya harus bersih. Ini supaya sensor alat penguji tidak rusak," ungkapnya.
Abraham menambahkan, tidak ada lagi celah dari penguji kendaraaan melakukan pungli. Alasannya, semua pembayaran sudah langsung di transfer ke BRI, yang setiap hari nongkrong di tempat pengujian.
Justru dengan adanya koperasi, nantinya akan ada pemasukan bagi anggota karena kedepan, akan ada juga bengkel serta alat alat kendaraan. Dari penghasilan itulah, akan ada dana taktis yang tidak menyalahi aturan yang nantinya untuk kesejahteraan anggota.
"Nanti koperasi akan kita buatkan bengkel. Didalamnya ada alat alat kendaraan. Bagaimanapun, saat pengujian kendaraan pasti ada yang rusak. Pemilik kendaraan tidak jauh jauh membeli onderdil, ya bisa beli disini supaya cepat," tukasnya. (maman suharman)
Editor : Bsafaat

