Cegah Terulangnya Kejadian Pemilu 2019, Kini Anggota PPS Kabupaten Bandung Didominasi Generasi Muda
KPU Kabupaten Bandung melantik 840 anggota Panitia Pemungutan Suara atau PPS Kabupaten Bandung untuk Pemilu 2024. Guna mencegah terulangnya kejadian Pemilu 2019, kini mereka didominasi generasi muda.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Soreang - KPU Kabupaten Bandung melantik 840 anggota Panitia Pemungutan Suara atau PPS Kabupaten Bandung untuk Pemilu 2024. Guna mencegah terulangnya kejadian Pemilu 2019, kini mereka didominasi generasi muda.
Ketua KPU Kabupaten Bandung Agus Baroya mengatakan, dominasi generasi muda di PPS Kabupaten Bandung itu sesuai arahan KPU Pusat agar meminimalisir banyaknya anggota PPS yang meninggal dunia karena kecapekan seperti pada Pemilu 2019 lalu.
"Sebenarnya aturan untuk anggota PPS Kabupaten Bandung itu tidak saklek. Hanya memang diarahkan untuk memerhatikan kemampuan fisik, ini belajar dari kejadian Pemilu 2019 lalu. Saya lihat sekarang banyak yang muda, range usianya di bawah 30 tahun banyak, di bawah 40 tahun juga banyak dan yang senior juga ada. Tapi lebih banyak yang muda-muda sekarang ini," kata Agus usai pelantikan anggota PPS Kabupaten Bandung di Soreang, Selasa 24 Januari 2023.
Sedangkan mengenai keterwakilan gender, kata Agus, meskipun tidak ada regulasi yang mengaturnya. Namun pihaknya sebisa mungkin mengakomodir jika keterwakilan perempuan tersebut. Apalagi saat ini masih ada beberapa desa yang masih melakukan pergantian. Dari sekian orang pengganti ini, ada beberapa perempuan, meski masih belum mencapai 30 persen.
"Hari ini kami melantik 840 PPS Kabupaten Bandung yang akan bertugas di 280 desa dan kelurahan di Kabupaten Bandung. Dimana setiap desa ada tiga PPS. Kegiatan ini juga kami gelar untuk memenuhi intruksi KPU RI untuk melakukan gelar pasukan, mohon doanya saja semua tahapan pemilu bisa berjalan lancar," ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bandung Saiful Bahri berharap anggota PPS yang akan bertugas pada pemilu serentak 2024 ini dapat bekerja profesional dengan menjaga netralitas tak berpihak kepada kepentingan tertentu. Bekerja sesuai tupoksi dan pakta integritas yang sudah ditandatangani.
"Tugas PPS ini sangat berat, mengemban amanah untuk mengawal suksesnya pemilu serentak 2024. Kami ucapkan selamat bertugas, dapat melaksanakan tugas dengan baik," kata Saiful yang ditemui di tempat yang sama.
Saiful menjelaskan, untuk persiapan pemilu serentak 2024 mendatang, partainya tengah melaksakan konsolidasi internal. Diantaranya, pembentukan 620 DPAC, kemudian pembentukan susunan pengurus ranting dan anak ranting.
Salah satu tujuannya, agar semua tempat pemungutan suara (TPS) di Kabupaten Bandung yang berjumlah sekitar 11 ribu ini, bisa terisi oleh semua saksi dari kader Partai Demokrat.*** (rd dani r nugraha)
Editor : Doni Ramdhani


