CFD dan Braga Beken Bakal Kembali Digelar, Farhan Siapkan Konsep Penataan Baru
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Wali Kota Bandung Muhammad Farhan memastikan kegiatan car free day (CFD) dan Braga Beken tetap akan dilanjutkan. Namun, pelaksanaannya masih menunggu penyelesaian evaluasi dan pembenahan tata kelola.
Dia mengatakan, evaluasi CFD menjadi bagian dari upaya memperbaiki tata kelola pemerintahan. Sebabnya, masih ditemukan persoalan administrasi dalam pengelolaan kegiatan yang selama ini telah berjalan.
“Evaluasi CFD itu, sebetulnya adalah sebuah bentuk pengendalian tata kelola pemerintahan. Selama ini Dishub memang memanfaatkan dana anggaran pengelolaan CFD, untuk meminta bantuan berbagai macam pihak melakukan penertiban dan lain-lain,” kata Farhan, Kamis (3/9/2026).
Menurutnya, proses evaluasi dilakukan setelah ditemukan kesalahan administrasi dan tata kelola. Kondisi itu, membuat pelaksanaan CFD dihentikan sementara sambil dilakukan perbaikan agar kegiatan berjalan sesuai ketentuan.
“Tetapi ada kesalahan administrasi, ada kesalahan tata kelola. Maka saya stop dulu, perbaiki dulu semuanya. Ini bagian dari perbaikan tata kelola yang kita lakukan supaya tidak terjadi pelanggaran,” ucapnya.
Farhan belum memastikan kapan CFD dan Braga Beken kembali digelar. Konsep penataan kedua kegiatan itu, masih perlu diperjelas agar pelaksanaannya memiliki arah yang lebih matang.
“Saya harus lihat dulu konsep penataan CFD dan Braga itu jadi seperti apa. Kalau itu sudah clear dan jelas, kita akan jalankan lagi,” ujarnya.
Meski belum menetapkan waktu pelaksanaan, dia memastikan kedua kegiatan itu tetap dibutuhkan masyarakat. CFD dinilai memiliki fungsi sebagai ruang aktivitas warga, sedangkan Braga Beken memiliki potensi dikembangkan sebagai daya tarik wisata.
“Harus dilanjut karena kita memang membutuhkan hal itu. Kita butuh CFD, kita butuh Braga,” tegasnya.
Farhan menambahkan, konsep Braga Beken juga akan dikembangkan agar semakin menarik. Penataan tidak hanya diarahkan pada kegiatan bebas kendaraan, tetapi juga memperkuat kawasan Braga sebagai ruang wisata dan aktivitas masyarakat.
“Konsep Braga juga tentu akan dikembangkan lagi sedemikian rupa, sehingga semakin menarik sebagai tempat wisata,” ujar dia.
Dalam proses penyusunan konsep, dia menyampaikan pemerintah akan berkoordinasi dengan berbagai pihak. Masukan dari masyarakat, dinilai penting agar penataan CFD dan Braga Beken dapat berjalan sesuai kebutuhan kawasan.
Dengan evaluasi yang masih berlangsung, pelaksanaan CFD dan Braga Beken belum memiliki jadwal lanjutan. Pemerintah memastikan, pembenahan tata kelola menjadi tahap awal sebelum kedua kegiatan kembali digelar.
“Macam-macam. Ada dengan warga, ada dengan komunitas,” tandasnya.
Editor : Doni Ramdhani

