Cimahi Siaga Zoonosis, Dispangtan Cimahi Ingatkan Hal ini Kepada Warganya

Kota Cimahi, dengan kepadatan penduduk yang tinggi, kini menghadapi tantangan yang semakin mendesak dengan risiko penularan penyakit zoonosis, yakni penyakit yang ditularkan dari hewan ke manusia.

Cimahi Siaga Zoonosis, Dispangtan Cimahi Ingatkan Hal ini Kepada Warganya
Kepala Dispangtan Kota Cimahi, Tita Mariam

INILAHKORAN.ID - kota cimahi, dengan kepadatan penduduk yang tinggi, kini menghadapi tantangan yang semakin mendesak dengan risiko penularan penyakit zoonosis, yakni penyakit yang ditularkan dari hewan ke manusia. 

Untuk itu, Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) kota cimahi meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan berpartisipasi dalam upaya pencegahan secara komprehensif.
 
"Penyakit zoonosis semakin perlu diwaspadai, mengingat perubahan lingkungan, meningkatnya populasi hewan peliharaan, tingginya mobilitas masyarakat, serta interaksi yang semakin dekat antara manusia dan hewan," ungkap Kepala Dispangtan kota cimahi, Tita Mariam belum lama ini. 

Menurutnya, tanpa tindakan tepat, penyakit seperti rabies, leptospirosis, flu burung, dan antraks bisa muncul kapan saja dan mengancam warga.
 
Tita menyebut, Cimahi sendiri memiliki banyak titik rawan interaksi manusia dan hewan, seperti pasar, pemukiman padat, lingkungan dengan sanitasi yang belum optimal, serta kawasan terbuka yang memungkinkan pergerakan hewan liar. 

"Kondisi ini menuntut kewaspadaan tinggi serta kesiapan sistem mendeteksi dan merespons potensi zoonosis sejak dini," sebutnya.
 
Untuk mengatasi ancaman ini, pihaknya berkomitmen memperkuat pengendalian melalui pendekatan One Health yang mengintegrasikan kesehatan manusia, kesehatan hewan, dan kesehatan lingkungan menjadi satu kesatuan. 

"Pendekatan ini telah terbukti efektif di berbagai wilayah dalam menekan penyebaran penyakit menular," imbuhnya. *** 


Editor : Ahmad Sayuti