Comeback Solo Jimin BTS 'MUSE' Memicu Kemarahan Penggemar Karena Berkolaborasi dengan Penyanyi yang Mendukung Israel

Jimin BTS akan berkolaborasi dengan Sofia Carson dalam comeback solo terbarunya namun direntang penggemar karena dukungan sang penyanyi Amerika pada Israel.

Comeback Solo Jimin BTS 'MUSE' Memicu Kemarahan Penggemar Karena Berkolaborasi dengan Penyanyi yang Mendukung Israel
Jimin BTS dan penyanyi Sofia Carson yang akan berkolaborasi.

inilahkoran - Jimin BTS akan melakukan Comeback Solo bulan depan tepatnya pada 19 Juli 2024.

Baru-baru ini, diumumkan bahwa Jimin BTS akan merilis Album solo keduanya, 'MUSE'.

Menurut Big Hit Music, agensi Jimin BTS, album ini akan berisi 7 lagu, termasuk lagu penggemar yang dirilis sebelumnya 'Closer Than This'. 

Selain itu, lagu 'Slow Dance' merupakan kolaborasi dengan Sofia Carson, seorang penyanyi-aktris Amerika yang terkenal karena penampilannya di Disney 'The Descendants'. 

Sofia Carson sendiri pun tampak antusias dengan kolaborasi tersebut, dengan memublikasikan beberapa postingan yang mempromosikan 'Slow Dance' di Instagram-nya.

Bahkan Sofia Carson menambahkan caption “tidak sabar untuk 'slow dance' bersamamu… ” di Instagram.

Setelah mengetahui berita ini, banyak penggemar yang bersemangat, menggali kembali suara lama Sofia Carson dan mendapati diri mereka menyukai suaranya. 

Beberapa penggemar agak terpukul, mengingat kembali fakta bahwa Sofia Carson “tiba-tiba mengambil foto grup bersama BTS” di Billboard Music Awards (BBMAs) 2019, bahkan menyentuh hati J-Hope, dan kemudian meng-cover lagu 'Boy With Luv' versi bahasa Inggris.

Kemungkinan besar sebagai upaya ini sengaja dilakukan Sofia Carson untuk mendapatkan "pengaruh". 

Namun, sebagian besar fandom menunjukkan sisi yang lebih serius dari sejarah dan perspektif Sofia Carson yang bermasalah, dan menunjukkan kemarahan terhadap kolaborasi tersebut. 

Secara khusus, Sofia Carson pernah membintangi 'Purple Hearts', sebuah film yang diduga merupakan 'propaganda militer rasial' yang merendahkan orang Arab dan mencoba menggambarkan militer AS dengan simpati.

Selain itu, penyanyi-aktris bernama asli Sofia Lauren Daccarett Char ini adalah 'bagian dari salah satu keluarga paling korup dan dibenci di Kolombia', yang memiliki kaitan dengan berbagai kejahatan seperti perdagangan manusia dan narkoba, terorisme, dan sebagainya. 

Selain itu, Sofia Carson juga menunjukkan dukungannya terhadap Zionisme, sebuah gerakan yang mendukung tindakan keji Israel yang telah melakukan pembunuhan massal di Palestina. 

Akibatnya, banyak penggemar yang menyebarkan pesan untuk memboikot lagu Jimin BTS dengan partisipasi Sofia Carson dan mengungkapkan kekecewaan atas keputusan perusahaan untuk Berkolaborasi dengan artis bermasalah tersebut.***


Editor : Irma Nurfajri