Covid-19 Meningkat, BOR Rumah Sakit di Garut Capai 31 Persen
BOR di rumah sakit di Kabupaten Garut akibat peningkatan kasus Covid-19 mencapai sekitar 31,91 persen atau 142 unit termpat tidur terisi
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Garut - Beriringan terus melonjaknya kasus Covid-19. tingkat keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) pasien kasus Covid-19 di rumah sakit di Kabupaten Garut terus meningkat.
Kini BOR di rumah sakit di Kabupaten Garut akibat peningkatan kasus Covid-19 mencapai sekitar 31,91 persen. Ada sebanyak 142 unit tempat tidur terisi dari total tersedia sebanyak 434 unit.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Garut Muksin mengatakan, per 16 Februari 2022, BOR kasus Covid-19 di sebanyak tujuh rumah sakit rujukan Covid-19 di Garut mencapai sebesar 31,91 persen, atau setara 142 unit tempat tidur terisi dari total tempat tidur tersedia sebanyak 434 unit.
Baca Juga: 5 Sunnah Berbuka Puasa yang Diajarkan Nabi Muhammad SAW
"BOR tertinggi di RS Medina yang mencapai sebesar 85 persen atau setara 17 unit tempat tidur dari total tersedia sebanyak 20 unit. Disusul BOR di RS Umum Nurhayati Garut sebesar 74,07 persen, atau setara 20 unit dari total tersedia 40 unit; di RS Umum Tk IV Guntur sebesar 69,32 persen, atau setara 61 unit dari total tersedia 88 unit; dan BOR di RS Umum Daerah dr Slamet Garut sebesar 22,67 persen, atau setara 34 unit dari total tersedia 150 unit," katanya.
Kemudian BOR di RS Umum Annisa Queen sebesar 17,50 persen, atau setara tujuh unit dari total tersedia 40 unit; dan BOR di RS Umum Daerah Pameungpeuk Provinsi Jawa Barat sebesar 3 persen, atau setara 3 unit dari total tersedia 100 unit. Sedangkan BOR di RS Umum Intan Husada msih nol persen dari total tersedia 20 unit tempat tidur.
Selain di tujuh rumah sakit rujukan kasus Covid-19 tersebut, BOR di lokasi isolasi terpusat juga mengalami peningkatan menjadi sebesar 55,87 persen dari total tempat tidur tersedia sebanyak 213 unit. Khusus di Rusunawa Gandasari, BOR-nya mencapai seratus persen, atau setara 119 unit tempat tidur terisi dari total tersedia 119 unit.
Baca Juga: Pemkot Bandung Menargetkan Exit Tol 149 Gedebage Beroperasi Tahun Ini
Sedangkan BOR di Islamic Center yang menyediakan sebanyak 64 unit tempat tidur, dan Karangsari yang menyediakan sebanyak 30 unit tempat tidur nol persen.
Kasus aktif Covid-19 atau pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dan menjalani perawatan di Garut sendiri mencapai sebanyak 852 kasus dengan penambahan volume harian kasus baru positif Covid-19 sebanyak 184 kasus. Dari total 852 kasus aktif itu, sebanyak 142 kasus dalam isolasi perawatan rumah sakit, dan selebihnya 710 kasus dalam isolasi perawatan secara mandiri.(zainulmukhtar)
Editor : inilahkoran

