Curhat Kehidupan Masa Trainee, Lisa BLACKPINK Disebut Tidak Tahu Terima Kasih
Lisa BLACKPINK ungkap kesulitan saat belajar bahasa Korea saat dirinya masih menjadi trainee.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Lisa BLACKPINK kini jadi member grup yang paling vocal menceritakan kehidupan masa traineenya sebelum resmi debut.
Lisa BLACKPINK, baru-baru ini terlibat dalam kontroversi panas setelah berbagi pengalamannya sebagai trainee di Korea.
Isu ini muncul dari penampilan wawancara Lisa BLACKPINK baru-baru ini di The Standard Knd, sebuah podcast dan program media berbahasa Inggris populer yang berbasis di Thailand.
Dalam wawancara jujur ini, Lisa BLACKPINK membahas perjuangannya sebagai trainee asing di Korea, mengungkapkan betapa sulitnya dia menghadapi kendala bahasa.
Sang idola mengenang bahwa tidak ada seorang pun di perusahaan yang diizinkan berbicara dengannya dalam bahasa Inggris, dan dia diajari bahasa Korea dalam bahasa Korea, meskipun sama sekali tidak mengerti bahasa tersebut.
Meskipun dia meminta untuk diajari dalam bahasa Inggris terlebih dahulu, para guru tetap tidak berubah pikiran.
Lisa BLACKPINK mengingat suatu hari ketika dia hampir menangis, dan menekankan betapa sulitnya bagi seorang gadis muda untuk bertahan dalam situasi seperti itu.
"Kamu yang bodoh karena kamu mau dan pergi kerja di negara yang punya bahasa sendiri, kamu sudah beruntung banget dipilih dan malah mengeluh soal usaha belajar bahasanya?
Kamu tolol ya? Dan di zamannya kamu, K-pop itu bukan barang baru, udah ada 2 generasi K-pop sebelum kamu."
"Hah? Bukankah dia dengan sukarela mengikuti audisi dan debut di Korea karena dia ingin menjadi idola di sini?
Agensi mungkin menyuruhnya belajar bahasa Korea karena berbicara bahasa Thailand tidak akan membawanya ke mana-mana.
Bukannya dia datang ke Korea untuk misi diplomatik. Jadi, apakah dia benar-benar berharap akan ada penerjemah di sisinya sepanjang waktu? Jujur saja, ini membuatku berpikir, mengapa dia tidak debut di Thailand saja?"
"Saya tidak menyalahkan orang Korea karena membenci b!tch yang tidak tahu terima kasih ini yang menghina negara yang telah melahirkan dia."
"Terjemahan: Lisa di era Korban setelah menemukan alter egonya.
Lisa menghadapi kritik dari orang Korea setelah pernyataannya dalam wawancara asing tentang masa awalnya di Korea, di mana dia mengkritik tuntutan mereka agar ia berbicara dalam bahasa Korea dan kurangnya pertimbangan mereka terhadap fakta bahwa ia adalah orang Thailand dan hanya berbicara bahasa Thailand dan Inggris.
Lalu kenapa pergi ke Korea, gadis?."
Para penggemar membela dirinya, dengan alasan bahwa orang-orang menambahkan kata-kata ke mulutnya dan sengaja mengabaikan bagian selanjutnya dari wawancara tersebut.
Di mana dia mengakui bahwa metode yang sulit itu ternyata sangat membantu sehingga ia sekarang lebih nyaman berbicara bahasa Korea daripada bahasa Inggris, yang merupakan bahasa keduanya.
"Apakah penggemar K-Pop di kolom komentar sengaja lambat paham atau gimana? Lisa bahkan nggak mengeluh, dia cuma bilang bahwa itu sulit untuk sementara waktu di awal, tapi kalau kamu tonton seluruh klipnya dia secara harfiah bilang bahwa metode itu efektif buat dia dan banyak membantu dia."
"Lisa datang ke Korea dari Thailand pada usia 14 tahun, tanpa mengetahui bahasa Korea sama sekali. Itu adalah pengalaman yang sulit di usia yang begitu muda, tetapi berkat proses itu, dia belajar berbicara bahasa Korea dengan baik sampai-sampai dia sekarang merasa lebih nyaman berbahasa Korea daripada bahasa Inggris. Janganlah kita mengkritiknya hanya berdasarkan cuplikan pendek yang terisolasi."***
Editor : Irma Nurfajri

