Dadang Superiatna Instruksikan Dispakan Optimalkan Aset BBI

Bupati Bandung Dadang Supriatna meminta Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dispakan) untuk memaksimalkan keberadaan Balai Benih Ikan (BBI). 

Dadang Superiatna Instruksikan Dispakan Optimalkan Aset BBI
Dadang Supriatna mendorong Dispakan melakukan transformasi pengelolaan BBI agar lebih inovatif dan produktif. (istimewa)

INILAHKORAN.ID - Bupati Bandung Dadang Supriatna meminta Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dispakan) untuk memaksimalkan keberadaan Balai Benih Ikan (BBI). 

Dadang Supriatna mendorong Dispakan melakukan transformasi pengelolaan BBI agar lebih inovatif dan produktif.

“Kalau BBI bisa dikelola dengan baik dan penuh inovasi, hasilnya akan jauh lebih berdampak. Jadikan sebagai tempat wisata edukasi, pusat pelatihan, tertibkan pengelolaan airnya, dan manfaatkan secara optimal,” kata Dadang di Soreang, Sabtu 10 Januari 2026.

Keberadaan UPTD Pembenihan Ikan Kabupaten Bandung terletak pada ketinggian 700 meter di atas permukaan laut (mdpl) yang berlokasi di Jalan Raya Ciparay – Pacet Desa Sagaracipta Kecamatan Ciparay.

Tempat tersebut digunakan sebagai sarana pembinaan dan bimbingan teknologi pembenihan ikan air tawar, terutama untuk disosialisasikan kepada para pembudidaya ikan khususnya pada Unit Pembenihan Rakyat (UPR) diantaranya dalam hal penyediaan dan distribusi induk-induk ikan unggul, penerapan teknik perbenihan dan distribusi benih, penerapan teknik pelestarian sumberdaya ikan dan lingkungan dan teknik pengendalian hama dan penyakit serta pengendalian mutu benih melalui pelaksanaan sertifikasi sistem mutu benih.

Keberadaan UPTD diharapkan dapat memberikan dampak positif pada perluasan kesempatan kerja dan usaha bagi masyarakat pedesaan khususnya di bidang perikanan. Indikator perkembangan tersebut terbukti dengan semakin maraknya usaha pembenihan ikan khususnya disekitar UPTD dan umumnya di wilayah Kabupaten Bandung. 

Kondisi tersebut didukung pula dengan dibangunnya sarana pedukung utama sebagai tempat kaji terap teknologi dan memasarkan produk-produk perikanan yaitu dengan tersedianya fasilitas area perkolaman yang terintegrasi, aula/wisma UPTD dan pasar benih ikan yang berada di lokasi UPTD Pembenihan Ikan.

Sebagai konsekuensi logis dan fungsi tersebut, UPTD Pembenihan Ikan Dinas Peternakan dan Perikanan dalam proses produksinya akan sangat tergantung dari input serta asset yang dimiliki oleh UPTD. Di samping kedua fungsi tersebut, UPTD Pembenihan Ikan  juga merupakan salah satu Sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor Peternakan dan Perikanan

Sementara itu, Kepala Dispakan Kabupaten Bandung Uka Suska Puji Utama menyatakan kesiapan pihaknya untuk mengakselerasi program kerja tahun 2026 guna mempertahankan capaian prestasi Juara Umum Ketahanan Pangan Jawa Barat.

“Prioritas utama kami adalah peningkatan kesejahteraan pelaku perikanan dan kualitas konsumsi masyarakat,” ujarnya.


Editor : Doni Ramdhani