Dampak Kemarau Panjang, Sungai Kapuas Sekadau Mengering Bak Padang Pasir
Akibat kemarau panjang, dasar Sungai Kapuas di Desa Merapi, Sekadau, Kalimantan Barat mengering dan mengikis debit air hingga menyerupai padang pasir.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Dampak musim kemarau panjang kembali mengubah lanskap alam di Kalimantan Barat. Sungai Kapuas, sungai terpanjang di Indonesia, mengalami penyusutan debit air yang sangat drastis hingga memperlihatkan hamparan pasir luas yang menyerupai padang pasir.
Fenomena unik sekaligus mengkhawatirkan ini mengemuka setelah akun Instagram @atr.drone mengunggah rekaman udara kawasan dasar sungai yang mengering.
"Hanya ada di saat musim kemarau panjang.. ????Lokasi Ng Gonis, Desa Merapi, Kab. Sekadau, Kalimantan Barat," tulis akun @atr.drone dalam keterangan unggahannya.
Fenomena mengeringnya dasar sungai hingga membentuk daratan pasir luas ini terjadi di wilayah Ng Gonis, Desa Merapi, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat.
Dalam video udara tersebut, terlihat jelas bentangan pasir cokelat kemerahan yang sangat luas tanpa genangan air di sekitarnya.
Sejumlah warga bahkan memanfaatkan momen langka ini untuk duduk bersantai dan beraktivitas di tengah daratan pasir yang biasanya berada jauh di dasar perairan Sungai Kapuas.
Munculnya "padang pasir" di tengah Sungai Kapuas ini menjadi penanda kuat tingginya intensitas kemarau ekstrem yang melanda wilayah tersebut.
Editor : Firda Rachmawati

