Dari Pasar Menuju Kampus
Pagi di pasar selalu dimulai dengan kesibukan. Pedagang menata barang dagangan, melayani pembeli, dan berjuang memenuhi kebutuhan keluarga.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Makassar - Pagi di pasar selalu dimulai dengan kesibukan. Pedagang menata barang dagangan, melayani pembeli, dan berjuang memenuhi kebutuhan keluarga.
Di tengah rutinitas itu, ada harapan lain yang ingin diwujudkan: melihat anak-anak mereka melangkah lebih jauh melalui pendidikan tinggi.
Harapan tersebut kini mendapat jalan baru melalui Program Beasiswa Jalur Kerja Sama yang digagas Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Makassar Raya bersama Institut Bisnis dan Keuangan (IBK) Nitro Makassar.
Program ini membuka kesempatan bagi anak-anak pedagang pasar untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi dengan biaya yang lebih ringan. Melalui skema tersebut, mahasiswa penerima program hanya perlu membayar uang kuliah tunggal (UKT) sekitar Rp350 ribu per bulan.
Direktur Utama Perumda Pasar Makassar Raya, Ali Gauli Arief, menyebut program tersebut merupakan bentuk penghargaan sekaligus kepedulian terhadap keluarga pedagang yang selama ini menjadi bagian penting dalam kehidupan pasar tradisional.
“Ini adalah bentuk penghargaan kami bagi keluarga pedagang pasar, karena loyalitas mereka mencari kebutuhan bagi keluarga dan anak,” ujar Ali di Makassar, seperti dikutip dari ANTARA, Rabu (22/7).
Menurut dia, pedagang pasar tidak hanya menggerakkan roda ekonomi, tetapi juga memiliki perjuangan panjang dalam memastikan masa depan keluarganya. Karena itu, akses pendidikan bagi anak-anak pedagang menjadi salah satu bentuk pemberdayaan yang perlu diperkuat.
Pada tahap awal, program beasiswa ini akan diterapkan di tujuh pasar tradisional, yakni Pasar Sentral, Pasar Butung, Pasar Pa’baeng-baeng, Pasar Terong, Pasar Daya, Pasar Toddopoli, dan Pasar Pannampu.
Dari setiap pasar, akan dipilih lima anak pedagang yang mendapatkan kesempatan mengikuti program tersebut. Dengan demikian, sedikitnya 35 calon mahasiswa akan menjadi penerima manfaat pada tahap perdana. (gin)
Editor : Inilahkoran

