DBD Tembus 50 Ribu Kasus, Pemprov Jabar Bakal Segerakan Germas Harap Turun di 2025
Pemerintah Provinsi Jawa Barat menggelar rapat pimpinan (Rapim) di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin 27 November 2024.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Pemerintah Provinsi Jawa Barat menggelar rapat pimpinan (Rapim) di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin 27 November 2024.
Salah satu yang dibahas, terkait melonjaknya kasus demam berdarah dengue (DBD) yang telah menembus 50 ribu kasus.
Penjabat (Pj) Gubernur Jabar Bey Machmudin menuturkan, secara total di 2024 angka kasus DBD jauh lebih tinggi dibandingkan 2023 silam.
"Tinggi dibanding tahun lalu, tapi November sudah menurun. Secara total jauh lebih tinggi dibanding tahun lalu. 55 ribu (kasus) berapa gitu," ujar Bey Machmudin usai rapim.
Maka dari itu kata dia, Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Kesehatan bersama pemerintah kabupaten/kota segera melakukan gerakan masyarakat (Germas), untuk pembersihan lingkungan mencegah bertambahnya kasus.
Harapannya, dengan serangkaian upaya yang dilakukan, dapat menekan kasus DBD di Jabar pada 2025 mendatang.
"Mungkin minggu ini akan ada gerakan bersih-bersih itu. Jadi kita berharap dari gerakan ini, mudah-mudahan tahun depan bisa menurun angka DBD," ucapnya.
Seperti diketahui, sejak Januari-November 2024 kasus DBD paling tinggi terjadi di Kota Bandung, yakni sebanyak 7.146 kasus. Sementara korban meninggal akibat DBD di Jabar, mencapai 304 orang.***
Editor : JakaPermana

