Bey Machmudin Imbau Masyarakat Maksimal Datangi TPS Pagi-pagi

Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin mengimbau kepada masyarakat, untuk mendatangi tempat pemungutan suara (TPS) pagi-pagi, maksimal pukul 10.00 WIB.

Bey Machmudin Imbau Masyarakat Maksimal Datangi TPS Pagi-pagi
Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin mengimbau kepada masyarakat, untuk mendatangi tempat pemungutan suara (TPS) pagi-pagi, maksimal pukul 10.00 WIB.

INILAHKORAN, Bandung - Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin mengimbau kepada masyarakat, untuk mendatangi tempat pemungutan suara (TPS) pagi-pagi, maksimal pukul 10.00 WIB.

Bey Machmudin menjelaskan, imbauan ini dilakukan agar masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya secara maksimal, tanpa terhambat gangguan cuaca.

Sebab berdasarkan prediksi cuaca dari BMKG kata dia, waktu paling aman adalah pagi hari, antara pukul 07.00-10.00 WIB.

"Sebaiknya ke TPS pencoblosan maksimal jam 10, supaya tidak hujan karena sebelum jam 10 cuaca relatif baik dibandingkan diatas jam 10. Jadi kami mengimbau masyarakat memerhatikan hal ini karena kalau hujan, apalagi besar agak segan malas ke TPS," kata Bey Machmudin di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin 25 November 2024.

Sementara terkait kebencanaan menghadapi pelaksanaan Pilkada serentak 2024, Bey Machmudin menuturkan pihaknya membahas secara mendalam dalam rapat pimpinan (Rapim) di Gedung Sate.

Dimana Plh Kepala BPBD Jabar Anne Hermadianne kata dia, telah menyampaikan sejumlah strategi memitigasi dan penanganan bila terjadi bencana.

Harapannya, melalui serangkaian persiapan, pelaksanaan Pilkada serentak 2024 di Jabar dapat berjalan maksimal.

"Tadi tentang kebencanaan, tadi Bu Plh Kalak BPBD menyampaikan langkah-langkah kalau terjadi bencana di lapangan seperti apa," ucapnya.

Sementara terkait rencana peninjauan persiapan TPS di Kabupaten Bogor Selasa besok, Bey Machmudin mengaku hanya ingin memastikan kondisi TPS di kawasan rawan bencana sudah termitigasi dengan baik.

Mengingat Kabupaten Bogor menjadi salah satu kawasan yang cukup rawan bencana, baik banjir maupun longsor.

"Karena Bogor rawan bencana," tandasnya.***


Editor : JakaPermana