Dedi Mulyadi Akui Kinerja Aher Selama Dua Periode Jadi Gubernur Jabar

Aher menanggapi pujian yang sempat dilontarkan Dedi Mulyadi soal kinerjanya selama jadi Gubernur Jawa Barat dua periode.

Dedi Mulyadi Akui Kinerja Aher Selama Dua Periode Jadi Gubernur Jabar

INILAHKORAN - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memberikan pujian terhadap kinerja Ahmad Heryawan (Aher) yang pernah menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat selama dua periode, yakni tahun 2008–2018.

Pujian itu disampaikan Dedi Mulyadi di hadapan istri Ahmad Heryawan, Netty Prasetiyani, saat menghadiri acara Musyawarah Wilayah (Musywil) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pada Minggu, 24 Agustus 2025.

"Teh Netty salam buat kang Aher, kang Aher ini gubernur dua periode yang banyak meletakkan kerangka dasar kebutuhan dasar publik, saya mengakui itu," kata Dedi Mulyadi.

"Banyak bangun SMA, banyak bangun SMK, banyak bangun rumah sakit," tambahnya.

Dedi juga menyinggung kiprah Netty Heryawan ketika aktif di posyandu. Dia juga minta maaf karena saat ini tidak ada ibu PKK.

Hal ini lantaran Dedi yang menduda, tidak memiliki istri, sehingga otomatis tidak didampingi ibu PKK. Dia berkelakar, semoga dapat jodoh di PKS.

"Kemudian saat saya jadi bupati saya ingat betul ada acara di bojong, pembinaan keluarga berencana. Ibu tuh paling aktif di posyandu," ujar Dedi Mulyadi

"Cuman hari ini mohon maaf hari ini PKKnya tidak ada bu. Mudah-mudahan aja di PKS dapet gitu loh," lanjutnya.

Menanggapi hal tersebut, Ahmad Heryawan memberikan balasan melalui unggahan di akun Instagram pribadinya.

"Salam baktos kang @dedimulyadi71 Pembangunan itu menghadirkan 5 penjagaan, Menjaga agama, jiwa, akal, kehormatan, sumber daya (Maqoshid Syari’ah). InsyaAllah, visi pembangunan Jawa Barat sudah sejalan dan dilanjutkan.

Aher juga menanggapi candaan Dedi Mulyadi yang 'curhat' kepada Netty karena tidak ada ibu PKK lantaran kini dia menduda.

"Semoga segera menemukan sosok terbaik untuk mengisi PKK ya kang. Doa dari mantan, kepada yang sedang bertugas!" tulis Aher.


Editor : Firda Rachmawati