Dedi Mulyadi Kritisi Kostum Penari Kegiatan Bakti Negeri Pelaku Seni dan Budaya, Identitas Sunda Jadi Samar
Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) menggelar kegiatan Bakti Negeri Pelaku Seni dan Budaya, yang dirangkaikan dengan acara Abdi Nagri Nganjang Ka Warga edisi 29 di Plaza Gedung Sate, Kota Bandung, Jumat 7 November 2025.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) menggelar kegiatan Bakti Negeri pelaku seni dan budaya, yang dirangkaikan dengan acara Abdi Nagri Nganjang Ka Warga edisi 29 di Plaza Gedung Sate, Kota Bandung, Jumat 7 November 2025.
Dalam pembukaan Bakti Negeri Pelaku Seni dan Budaya, digelar pentas tari, antaranya Tari Topeng dan Tari Jaipong untuk menghibur tamu undangan yang hadir, salah satunya Gubernur Jabar Dedi Mulyadi.
Dalam sambutannya, Dedi meminta agar ke depan kostum penampil tari dapat menonjolkan identitas sunda. Sebab menurutnya, dalam pakaian yang digunakan oleh penari pada gelaran ini, terlalu banyak corak warna.
"Terakhir, saya pesan pada seniman. Beda, antara baju China, baju Betawi dengan baju Sunda. Jadi penari Jaipong tadi saya lihat itu rame banget. Nanti orang bingung, oenari Sunda atau Betawi. Walaupun Betawi adalah Jawa Barat, Sunda juga sebenarnya. Tetapi ada khas, jadi coba orang Sunda ulah kababawa. Udah, kita punya khasnya masing-masing," ujar Dedi.
Dia melanjutkan, semua daerah punya khas atau identitas. Termasuk kostum tari, yang menurutnya juga harus diperhatikan. Jangan sampai identitas budaya Sunda menjadi samar.
"Jadi kita bisa membedakan. Ini penari Betawi, ini penari Jaipongan dari Cirebonan. Jadi semuanya punya identity. Identity itu akan membangun karakter. Karakter itu akan melahirkan nilai, yang nilai itu akan melahirkan market atau pasar," ucapnya.
Sebab itu Dedi berharap, jangan ada lagi kostum yang dicampuraduk antara identitas satu daerah dengan daerah lainnya.
"Jadi saya tingal (lihat), kuat ka bingung. Penari Jaipongan numpuk baju," katanya.
Sisi lain, Pemprov Jabar kata Dedi telah mengidentifikasi khasnya, yakni Mahkota Binokasih yang merupakan peninggalan Kerajaan Sumedanglarang dan Mega Mendung, corak batik khas Bogor.
"Dan sekarang Pemda Jawa Barat mengidentifikasi khas Jawa Barat. Yaitu, satu Mahkota Binokasih, yang kedua Mega Mendung," tandasnya.***
Editor : JakaPermana

