Dedi Mulyadi Merevisi Janjinya, Pemprov Jabar Ikut Pemkab Bogor Biayai Pembangunan Jalan Khusus Tambang
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi merevisi janjinya untuk masyarakat Kecamatan Cigudeg Rumpin dan Parungpanjang. Jika pada awal 2025, dia berbicara lugas Pemprov Jabar akan membangun jalan khusus tambang pada 2026.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Gubernur Jabar Dedi Mulyadi merevisi janjinya untuk masyarakat Kecamatan Cigudeg Rumpin dan Parungpanjang. Jika pada awal 2025, dia berbicara lugas Pemprov Jabar akan membangun jalan khusus tambang pada 2026.
Terbaru, di Kantor Setda Kabupaten Bogor dia menyebutkan Pemprov Jabar bersama Kabupaten Bogor yang akan membangun jalan tambang dan bukannya jalan khusus tambang yang secara spesifikasi lebih rendah dan tidak berbayar layaknya jalan tol.
"Pembangunan jalan khusus tambang akan kami bangun bersama Pemkab Bogor," kata Dedi Mulyadi kepada wartawan, Senin 3 November 2025.
Dedi menjelaskan, Pemkab Bogor bertugas membebaskan lahan jalan khusus tambang. Sementara, pembiayaan pembangunan jalan tambang sepanjang 13 km akan ditanggung bersama.
"Pembiayaan pembangunan jalan tambang akan ditanggung bersama," jelasnya.
Sedangkan, Bupati Bogor Rudy Susmanto menuturkan jajarannya sudah menganggarkan pembebasan lahan jalan tambang pada 2026 dengan besar sekitar Rp180 miliar.
Selain itu, pihaknya juga menawarkan konsorsium usaha tambang untuk menghibahkan lahannya untuk nantinya dibangun jalan tambang.
Anggaran pembebasan lahan itu pun dipastikan tersedia di APBD tahun 2026 oleh Rudy Susmanto setelah pihaknya mendengar langsung dari Dedi Mulyadi penutupan operasional usaha tambang bersifat sementara.
"Untuk pembebasan lahan jalan tambang akan kami lakukan di tahun 2026, lalu pada tahun 2027, kami bersama Pemprov Jabar, lalu jika dimungkinkan, pemerintah pusat dan konsorsium usaha tambang juga akan ikut membangun jalan tambangnya," tutur Rudy Susmanto.
Editor : Doni Ramdhani

