Dedi Mulyadi Minta Harus Ada Reklamasi di Bekas Tambang
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Tragedi meninggalnya Bebby Febiola (11), usai tenggelam di danau bekas galian tambang, Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Minggu 3 Agustus 2025 lalu menambah catatan minor soal aktivitas tambang di jawa barat.
Gubernur Jabar dedi mulyadi mengatakan, sebab itu dirinya selalu tegas ketika melihat tambang yang tidak dikelola secara benar, apalagi tak berizin.
Sampai akhirnya membentuk tim terpadu penyelesaian tambang di lingkungan Pemprov Jabar, untuk melakukan kajian agar masalah yang terjadi akibat aktivitas tambang tidak lagi terulang.
"Tambang di jawa barat kan sekarang lagi kita tahu ya, kasus yang di Bandung Barat misalnya. Gimana sebuah tambang dibiarkan menganga, akhirnya anak kecil masuk ke area tambang dan meninggal. Itu kan potret yang nyata. Itulah sikap saya yang saya ambil selama ini," ujar Dedi dikutip Jumat 8 Agustus 2025.
Penambang di jawa barat kata dia, ketika setelah selesai mengeruk dan habis, langsung meninggalkan galian. Tidak bertanggungjawab terhadap lubang yang telah dibuat.
Sebab itu, dia meminta agar ke depan semua aktivitas tambang di Jabar, ketika selesai harus melakukan reklamasi atau pemulihan di galiannya.
"Rata-rata penambang itu setelah nambang tidak mau melakukan reklamasi. Meninggalkan jejak lubang menganga di berbagai tempat. Ini yang akan segera kita benahi," ucapnya.
Selain itu, Pemprov Jabar kata dia juga akan membuat pendataan supaya aktivitas tambang tidak lagi serampangan. Aktivitas tambang dilakukan, ketika ada permintaan kebutuhan berdasarkan perjanjian kerja.
"Ini adalah bagian dari upaya, untuk me-manage agar pernambangan itu memiliki efek ekonomi dan memiliki dampak lingkungan," kata dia.
Termasuk nanti pekerja tambang harus dilindungi BPJS Ketenagakerjaan, karena berkaca dari masalah tambang di Cirebon yang menewaskan belasan orang akibat longsor beberapa waktu lalu, para korban kata dia tidak mendapat jaminan apapun.
"Nah ini hal yang segera dibenahi, Insya Allah lah seluruh pembinaan ini saya lihat grafiknya menuju arah yang lebih baik," tandasnya. (Yuliantono)
Editor : Ahmad Sayuti

