Dedie A Rachim Optimistis Kota Bogor Raih Predikat Utama KLA
Pemkot Bogor optimis meraih predikat Utama Kota Layak Anak (KLA), capaian tahun ini meningkat setelah dua tahun berturut-turut menyandang predikat Nindiya atau satu tingkat dibawah prediksi Utama.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Pemkot Bogor optimis meraih predikat Utama Kota Layak Anak (KLA), capaian tahun ini meningkat setelah dua tahun berturut-turut menyandang predikat Nindiya atau satu tingkat dibawah prediksi Utama.
Hal itu disampaikan Wali Kota Bogor Dedie A Rachim saat Verifikasi Lapangan Hybrid (VLH) di Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor pada Selasa 17 Juni 2025. Dedie optimistis target peningkatan status KLA Kota Bogor tercapai.
"Kami berharap hasil penilaian dari para verifikator ini bisa menaikkan status Kota Bogor menjadi KLA tingkat Utama. Kelengkapan administrasi sudah kami penuhi," ungkap Dedie kepada wartawan.
Dia mengungkapkan, gugus tugas KLA Provinsi Jawa Barat, sebelumnya telah menyampaikan Kota Bogor pada dasarnya sudah layak meraih predikat Utama. Tetapi proses verifikasi dan validasi masih terus berlangsung.
"Ya, saya optimistis, pencapaian status Utama akan bisa kami raih karena semua indikator dan persyaratannya sudah kami penuhi," terang Dedie.
Sementara itu, Kepala DP3A Kota Bogor, Dody Achdiat memaparkan, VLH evaluasi Kabupaten/Kota Layak Anak saat ini baru selesai, dalam tahapan itu Pemkot Bogor telah bekerja maksimal.
"Penilaian salah satunya evaluasi mandiri. Kami memaparkan hasil kolaborasi dari semua stakeholder mulai dari Polresta Bogor Kota, Kejaksaan Negri Kota Bogor, Pengadilan Negeri (PN) Kelas I Bogor dan masyarakat umum," ungkap Dody.
Dody menjelaskan, penilaian dilakukan untuk seluruh kegiatan ramah anak yang dilakukan sepanjang tahun 2023-2024. Penilaiannya diambil untuk 1,5 tahun, karena tahun 2024 KLA ditiadakan adanya Pemilu. Kota Bogor diklaim telah memiliki berbagai program ramah anak mulai dari tempat ibadah, sekolah, hingga di media massa juga media sosial. Sejumlah program ini yang diandalkan untuk memikat hati juri.
"Jadi tahun 2024 tidak ada karena pemilu dan untuk 2022 dan 2023, kami mendapatkan Nindiya. Jadi tahun ini untuk penilaian tahun lalu," terangnya.
Dody menjelaskan, pelaksanaan verifikasi lapangan tahun 2025 sendiri dilakukan secara hybrid dengan juri lewat zoom meeting dan Pemkot Bogor di Balai Kota. Kota Bogor di Jawa Barat masuk salah satu dari kota terbaik untuk naik ke predikat Utama.
"Walau begitu, penilaian KLA ini dari nol lagi, tidak melanjutkan capaian tahun sebelumnya yang sudah Nindya. Kami mengumpulkan lagi eviden dan lainnya. Apakah masih layak utama atau degradasi ke tingkat lebih bawah," jelasnya.
Dody menambahkan, dari hasil hitungan Kota Bogor telah meraih 856 poin yang sudah masuk kategori Utama. Bisa jadi ketika validasi menambah nilai.
"Lompatan nilai bisa, malah bisa jadi predikat KLA diraih. Karena pemaparan nanti disampaikan juga oleh Stakeholder. KLA nilainya 900-1.000 poin. Nambah lagi 50 poin bisa level KLA. Meski begitu, untuk naik satu poin itu sulit. Nanti ada penilaian rumah ibadah layak anak dan ada TK Akbar masuk penilaian sekolah ramah anak, serta taman bermain ramah anak," tambah Dody.
Dody menegaskan, pengumuman predikat akan dilakukan pada 23 Juli 2025 mendatang bertepatan Hari Anak Nasional.
"Rencananya Hari Anak Nasional akan digelar di Papua, jadi nanti disana akan diumumkan capaian tiap kota dan kabupaten SeIndonesia," pungkasnya.
Editor : Doni Ramdhani

