Dewa United Singgung Manchester United dan Ajax Amsterdam Jelang Lawan Persib Bandung

Pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink singgung klub Manchester United dan Ajax Amsterdam jelang melawan Persib Bandung. Pertandingan akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Gedebage, Kota Bandung, Jumat, 21 November 2025.

Dewa United Singgung Manchester United dan Ajax Amsterdam Jelang Lawan Persib Bandung
Pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink singgung klub Manchester United dan Ajax Amsterdam jelang melawan Persib Bandung. Pertandingan akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Gedebage, Kota Bandung, Jumat, 21 November 2025.

INILAHKORAN, Bandung - Pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink singgung klub Manchester United dan Ajax Amsterdam jelang melawan Persib Bandung. Pertandingan akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Gedebage, Kota Bandung, Jumat, 21 November 2025.

Dua klub Eropa tersebut disebut Jan seiring hasil negatif Dewa United di Super League 2025-2026. Tercatat, tim berjulukan Banten Warriors ini tidak bisa menang dalam lima pertandingan terakhir, dimana empat di antaranya mengalami kekalahan secara beruntun.

“Kami adalah klub yang masih muda dan sedang berusaha mendapatkan tempat di kompetisi ini. Musim lalu kami finis di posisi kedua. Tetapi untuk klub muda, hasil tidak selalu stabil setiap musim,” ujar Jan di Stadion GBLA, Kamis, 20 November 2025.

Pelatih asal Belanda ini pun menyebut banyak tim yang mengincar kemenangan atas Dewa United. Sebab lawan menganggap timnya sebagai tim yang berkembang. 

“Musim lalu kami sering berada di posisi kedua dan cukup mendominasi permainan. Kami juga melakukan perubahan besar, terutama di lini belakang. Kalau melihat contoh di Eropa, klub-klub besar seperti Manchester United atau Ajax Amsterdam juga mengalami periode sulit. Ketika mereka tidak dikelola dengan benar, mereka harus selalu memperbarui diri untuk tetap kompetitif,” tuturnya.

Dia pun teringat masa lalu saat menangani Ajax Amsterdam junior. Saat itu timnya berada di posisi 16 dan tahun kedua bisa naik ke posisi 5 dan tahun ketiga menempati peringkat dua.

“Banyak orang berpikir dari posisi kedua ke posisi pertama itu mudah, tapi justru itu bagian tersulit. Tim-tim lain pasti ingin mengalahkan Anda, dan mereka akan bermain berbeda,” katanya.

Jan akui Dewa United dihuni para pemain berkualitas. Namun dia juga mengubah keseimbangan tim.

“Saya pikir di musim panas lalu kami lupa bekerja sekeras mungkin untuk mempertahankan posisi kedua dan naik ke posisi pertama. Itu masalah yang harus kami hadapi sekarang. Tapi saya percaya dengan kualitas pemain kami. Dengan skuad ini, seharusnya kami tidak berada di posisi sekarang,” imbuhnya.

Karena itu, Jan memastikan Dewa United akan terus berjuang meski tidak semudah yang dibayangkan. Salah satunya menemukan keseimbangan hingga menempati posisi yang seharusnya.

“Semua orang tahu bagaimana Persib bermain. Strateginya masih sama seperti musim lalu. Tapi pertandingan ini tentu berbeda dengan Piala Presiden. Kami juga punya pemain baru yang belum sepenuhnya terintegrasi ke dalam skuad. Semua orang bisa melihat kualitas Persib, saya tidak perlu menjelaskannya lagi. Namun pada akhirnya, fokusnya tetap pada kami bagaimana kami memainkan gaya kami sendiri. Hanya tim yang bermain lebih baik yang akan memenangkan pertandingan,” tegasnya.

Ungkapan yang sama dilontarkan kiper Dewa United, Sonny Stevens. Dia mengatakan laga melawan Persib merupakan tantangan besar bagi timnya.

“Tapi bagi kami, ini kesempatan bagus untuk kembali ke suasana positif, meraih hasil baik, dan bermain seperti yang sudah kami tunjukkan beberapa minggu terakhir. Kami ingin menang, mendapatkan hasil yang baik, dan menatap pertandingan berikutnya dengan percaya diri. Seperti kata pelatih, ini adalah tantangan besar bagi kami,” kata Sonny.***


Editor : JakaPermana