Di Balik Suksesnya Tur Dunia 'DEADLINE', Berikut Kekacauan yang Terjadi di Konser BLACKPINK

Ada beberapa kekacauan yang terjadi di saat tur dunia 'DEADLINE' BLACKPINK berlangsung di Goyang.

Di Balik Suksesnya Tur Dunia 'DEADLINE', Berikut Kekacauan yang Terjadi di Konser BLACKPINK
Kekacauan yang terjadi di konser BLACKPINK.

INILAHKORAN, Bandung - Akhir pekan lalu, BLACKPINK sukses menggelar Tur dunia 'DEADLINE' selama dua malam.

Setelah hampir tiga tahun, BLACKPINK kembali ke panggung dengan peluncuran Tur dunia 'DEADLINE' yang sangat dinantikan, dimulai dengan dua malam yang tiketnya terjual habis di Stadion Goyang pada tanggal 5 dan 6 Juli 2025.

Dengan lebih dari 78.000 pengunjung, acara ini menandai momen bersejarah, pertama kalinya sebuah girl grup tampil di Stadion Goyang.

Bersamaan dengan peluncuran lagu baru mereka 'JUMP', BLACKPINK sekali lagi menegaskan status mereka sebagai ikon global K-Pop.

Namun, suasana perayaan itu dirusak oleh serangkaian insiden penggemar yang kacau yang kemudian menjadi viral, memicu kekhawatiran luas atas keselamatan Konser dan pengendalian massa.

Beberapa rekaman video penggemar yang beredar di internet menangkap momen-momen Kekacauan dan ketidaktertiban, khususnya di zona VIP.

Dalam satu klip yang kini viral, seorang peserta pria yang dilaporkan berasal dari bagian kelas bawah, terlihat memasuki area VIP secara ilegal.

Ketika dihadang dan direkam oleh penggemar lain, pria itu diduga menanggapi dengan agresif dan menampar telepon dari tangan orang tersebut.

Dalam insiden lain, penggemar terlihat memanjat pagar pembatas dan menyerbu ke area VIP, mengabaikan alokasi tempat duduk dan menghalangi pandangan pemegang tiket premium.

Kekacauan yang terjadi membuat frustrasi banyak penggemar yang telah membayar lebih mahal untuk pengalaman yang terorganisasi dan eksklusif.

Di tengah Kekacauan itu, seorang Penonton Konser yang frustrasi terekam kamera sedang menyiramkan air ke arah para penyusup sebagai bentuk protes.

Tindakan ini mendapat reaksi beragam, sementara sebagian bersimpati dengan rasa frustrasi mereka, sebagian lainnya mengkritik tindakan itu sebagai perilaku yang tidak pantas di sebuah acara besar.

Masalah pengendalian massa juga memengaruhi momen BLACKPINK di atas panggung. Selama interaksi dengan penggemar, para member harus berhenti sejenak karena adanya desakan massa di zona VIP.

Dalam insiden terpisah, sebuah boneka dilempar ke atas panggung, yang mendorong Lisa untuk memperingatkan penggemar agar tidak melakukan tindakan seperti itu.

Dia melempar boneka itu ke luar panggung, yang kemudian dipuji secara online setelah muncul kekhawatiran bahwa kamera tersembunyi mungkin telah disematkan dalam hadiah penggemar.

"Tolong jangan melempar barang. Itu berbahaya," kata Lisa dengan sikap tegasnya yang menuai tepuk tangan dari penggemar yang khawatir akan keselamatan sang idola.

Insiden di Stadion Goyang telah memicu perdebatan online dengan banyak penggemar mendesak penyelenggara Konser dan YG Entertainment untuk memberlakukan aturan tempat duduk yang lebih ketat dan meningkatkan langkah-langkah keamanan untuk pertunjukan mendatang.

Seiring dengan semakin besarnya skala Konser K-Pop, memastikan keselamatan dan kenyamanan para hadirin, terutama mereka yang berada di zona VIP dengan harga mahal, telah menjadi perhatian yang semakin meningkat.

Meskipun ada kontroversi, kembalinya BLACKPINK tetap menjadi peristiwa penting dalam dunia K-Pop.

Tur dunia 'DEADLINE' mencakup 31 pertunjukan di 16 kota, berlangsung hingga Januari 2026, dan akan menjangkau jutaan penggemar di seluruh dunia.***


Editor : Irma Nurfajri