Dialog dengan Masyarakat Cimahi, Ngatiyana Terima Aspirasi Soal Pembangunan

Plt Wali Kota Cimahi Ngatiyana menerima sejumlah aspirasi dari warga Kelurahan Cimahi di Gedung LP3I Jalan Terusan Kota Cimahi.

Dialog dengan Masyarakat Cimahi, Ngatiyana Terima Aspirasi Soal Pembangunan
Plt Wail Kota Cimahi Ngatiyana menggelar dialog dengan masyarakat untuk menerima aspirasi soal pembangunan.

INILAHKORAN, Cimahi - Plt Wali Kota Cimahi Ngatiyana menerima sejumlah aspirasi dari warga Kelurahan Cimahi di Gedung LP3I Jalan Terusan Kota Cimahi.

Dalam kegiatan tersebut, Ngatiyana terlibat dalam pembahasan sejumlah aspirasi masyarakat yang berkaitan dengan potensi pembangunan di wilayah Kelurahan Cimahi.

Ngatiyana mengatakan, kegiatan tersebut merupakan kegiatan silaturahmi dan dialog langsung bersama masyarakat berkaitan dengan pelaksanaan program pembangunan di Kota Cimahi.

Baca Juga: Tiga Pasar di Cimahi Terima Jatah 5.806 Kilogram Minyak Goreng Curah

"Dalam pelaksanaan pembangunan di Kota Cimahi tentunya tidak terlepas dari peran penting pengurus RT dan RW, serta semua elemen masyarakat," katanya.

Ia menilai, pembangunan merupakan hal yang paling mendasar dalam sebuah negara.

Oleh karenanya, sambung dia, pemerintah memiliki kewajiban untuk mensejahterakan rakyatnya.

"Salah satunya adalah melalui pembangunan," ujarnya.

Baca Juga: Biaya PBB Tahun 2022 di Cimahi Dikurangi, Begini Ketentuannya Menurut Ngatiyana

Lebih lanjut ia menjelaskan, pembangunan dan pemberdayaan masyarakat, serta penanggulangan kemiskinan saat ini menjadi fenomena yang semakin kompleks.

"Karena dalam perkembangannya pembangunan di wilayah itu tidak hanya terbatas pada peningkatan ekonomi," jelasnya.

Ia menambahkan, pembangunan di wilayah menjadi sebuah upaya dengan ruang lingkup kegiatan yang harus bisa menyentuh berbagai macam kebutuhan.

Baca Juga: Disdagkoperin Cimahi Siasati Kelangkaan Minyak Goreng dengan Operasi Pasar di Mini Market

Sehingga, sambung dia, dapat menjangkau anggota masyarakat dapat mandiri, tidak melanjutkan, dan dapat lepas dari keterpurukan yang membuat sengsara hidup.

"Karena itu ruang lingkup pembangunan sangat luas, kegiatan yang diberikan tidak sederhana," pungkasnya. (Agus Satia Negara)


Editor : inilahkoran