Diburuan Festival Jilid 4 dan Kampung Kreatif Cikandang Kembali Diluncurkan

Halaman Virageawie, Kecamatan Batujajar kini menjadi pusat perhatian Kabupaten Bandung Barat (KBB) usai dibuka helaran “Diburuan Festival Jilid 4”.

Diburuan Festival Jilid 4 dan Kampung Kreatif Cikandang Kembali Diluncurkan
Wakil Bupati Bandung Barat Asep Ismail meresmikan Diburuan Festival Jilid 4 dan Kampung Kreatif Cikandang. (agus satia negara)

INILAHKORAN.ID - Halaman Virageawie, Kecamatan Batujajar kini menjadi pusat perhatian Kabupaten Bandung Barat (KBB). 

Wakil Bupati Bandung Barat Asep Ismail secara resmi membuka helaran “Diburuan Festival Jilid 4” yang dirangkaikan dengan peluncuran atau Kick Off Kampung Kreatif Cikandang

Acara itu tidak hanya menjadi ajang hiburan semata, namun bukti nyata kekuatan gotong royong masyarakat dalam memanfaatkan ruang publik sebagai wadah ekspresi seni dan penggerak ekonomi warga.

"Pemerintahan Kabupaten Bandung Barat menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Virageawie Indonesia, para pemuda, dan seluruh lapisan masyarakat yang secara konsisten terus menggerakkan potensi lokal wilayah," kata Asep Ismail, Sabtu (19/9/2026).

Asep menjelaskan, Diburuan Festival yang kini memasuki edisi keempat serta berdirinya Kampung Kreatif Cikandang dinilai mencerminkan semangat kemandirian yang berlandaskan kreativitas, kepedulian sosial, dan pelestarian lingkungan.

"Kabupaten Bandung Barat sendiri sesungguhnya menyimpan potensi seni, budaya, serta kerajinan lokal yang luar biasa," jelasnya.

Menurutnya, beragam keunggulan mulai dari olahan bambu hingga ragam ekonomi kreatif lainnya menjadi kekayaan yang dikembangkan melalui kegiatan ini. 

"Konsep pemanfaatan ruang publik atau yang disebut “buruan” diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan yang tidak hanya menampung kolaborasi dan ekspresi, tetapi juga mampu memutar roda perekonomian warga sekitar secara berkelanjutan," ungkapnya.

Asep berharap kegiatan ini dapat menular ke wilayah lain. “Kegiatan seperti ini dapat dijadikan sebagai contoh dan motivasi bagi daerah-daerah lain yang ada di Kabupaten Bandung Barat,” ujarnya.

Lebih jauh, Asep menilai peran strategis acara ini bukan hanya dalam mendorong pergerakan ekonomi dan kreativitas warga, melainkan juga sebagai sarana promosi wilayah. 

“Giat ini juga diharapkan dapat menjadi sarana yang sangat bermanfaat untuk mempromosikan potensi serta ragam keunggulan Kabupaten Bandung Barat ke tingkat yang lebih luas,” ujarnya.


Editor : Doni Ramdhani