Dicatut Orang Tak Dikenal, Nama Sekda KBB Ade Zakir Digunakan untuk Menipu

Nama pejabat Kabupaten Bandung Barat (KBB) kembali dicatut orang tak dikenal. Kali ini, nama Sekda KBB Ade Zakir yang diseret.

Dicatut Orang Tak Dikenal, Nama Sekda KBB Ade Zakir Digunakan untuk Menipu
Aksi pencatutan nama Ade Zakir itu terungkap dalam sebuah postingan yang diunggah akun Instagram @kbbsaberhoaks. (tangkapan layar)

INILAHKORAN, Ngamprah - Nama pejabat Kabupaten Bandung Barat (KBB) kembali dicatut orang tak dikenal. Kali ini, nama Sekda KBB Ade Zakir yang diseret.

Aksi pencatutan nama Ade Zakir itu terungkap dalam sebuah postingan yang diunggah akun Instagram @kbbsaberhoaks.

"Informasi yang mengatasnamakan Sekretaris Daerah (Sekda) KBB, Bapak Ade Zakir itu beredar dalam bentuk tangkapan layar (screenshot)," kata Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) KBB, Yoppie Indrawan saat dikonfirmasi, Rabu 18 Juni 2025.

Yoppie menjelaskan, dalam screenshot itu Sekda KBB seolah-olah telah mentransfer sejumlah dana bantuan kepada TPQ Al Hikmah dan TPQ Al Azhar. 

Tak hanya itu, oknum penyebar informasi tersebut bahkan meminta imbalan berupa 'upah pengembalian' sebesar Rp10 juta, yang menandakan adanya unsur penipuan dan pemerasan.

"Kami menegaskan bahwa informasi tersebut adalah hoaks dan sama sekali tidak benar," ucapnya.

Menurutnya, nama dan jabatan Sekda telah dicatut secara tidak bertanggung jawab. Pemkab saat ini tengah berkoordinasi dengan pihak berwenang untuk menindaklanjuti laporan tersebut.

"Ini dilakukan sebagai tindakan hukum terhadap penyebaran hoaks dan dugaan penipuan," tuturnya.

Pihaknya pun mengimbau agar masyarakat tidak menyebarluaskan konten yang belum terverifikasi. Tak cuma itu, selalu melakukan pengecekan fakta melalui sumber resmi dan melaporkan informasi serupa kepada pihak berwajib atau kanal pengaduan pemerintah

Penyebaran informasi palsu yang mencatut nama pejabat publik adalah tindakan yang dapat merugikan masyarakat dan mengganggu ketertiban informasi publik.

“Kami menghimbau kepada seluruh warga untuk tidak terpengaruh dan tidak menanggapi permintaan uang dalam bentuk apa pun yang mengatasnamakan pejabat daerah,” tegasnya.


Editor : Doni Ramdhani