Diduga Akibat Aktivitas Alat Berat di Lereng TNGHS, Banjir dan Longsor Menimpa Warga Cijeruk

Diduga akibat aktivitas sejumlah alat berat untuk keperluan cut and fill di lereng Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) Blok Pitung Celeng Kampung Kawung Luwuk Desa dan Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor mengalami bencana tanah longsor.

Diduga Akibat Aktivitas Alat Berat di Lereng TNGHS, Banjir dan Longsor Menimpa Warga Cijeruk
Indra Sukarna menyayangkan aktivitas alat berat tersebut tanpa disetujui masyarakat sekitar. Padahal, akibat dari bencana tanah longsor sejumlah fasilitas sosial masyarakat terkena dampak negatif. (reza zurifwan)

INILAHKORAN, Bogor - Diduga akibat aktivitas sejumlah alat berat untuk keperluan cut and fill di lereng Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) Blok Pitung Celeng Kampung Kawung Luwuk Desa dan Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor mengalami bencana tanah longsor.

"Rabu malam, telah terjadi bencana tanah longsor di lereng TNGHS Blok Pitung Celeng Kampung Kawung Luwuk Desa dan Kecamatan Cijeruk. Kuat dugaan hal itu terjadi karena adanya aktivitas alat berat," kata warga Desa dan Kecamatan Cijeruk, Indra Sukarna kepada wartawan, Jumat 24 Mei 2024.

Indra Sukarna menyayangkan aktivitas alat berat tersebut tanpa disetujui masyarakat sekitar. Padahal, akibat dari bencana tanah longsor sejumlah fasilitas sosial masyarakat terkena dampak negatif.

"Pipa air miliki warga rusak, lalu banjir yang membawa lumpur juga menimpa sekolahan madrasah dan rumah warga. Bencana tanah longsor dan banjir di Cijeruk ini sebelumnya tidak pernah terjadi, apalagi kami termasuk di wilayah hulu atau ditempat yang lebih tinggi dibanding desa atau kecamatan lainnya," tambah Indra Sukarna.

Diwawancarai terpisah, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor Muhamad Adam menerangkan bahwa belum mendapatkan kabar bahwa lereng TNGHS mengalami bencana tanah longsor.

"Tidak ada info masuk dari Pemerintah Desa dan Pemerintah Kecamatan Cijeruk, mungkin karena tidak berdampak (langsung) kepada masyarakat," terang Muhamad Adam.

Muhamad Adam menjelaskan berdasarkan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Bogor, di Kampung Kawung Luwuk RT 02 RW 04 Desa dan Kecamatan Cijeruk memang terjadi bencana banjir.

"Dikarenakan hujan dengan intensitas tinggi mengakibatkan banjir luapan air selokan yang berdekatan dengan sekolah MTS Ma'arif NU Cijeruk hingga menggenangi 2 ruang kelas di sekolah tersebut," jelasnya.

Ia melanjutkan dampak dari bencana banjir tersebut, tidak ada warga yang mengungsi dan hanya dua ruamg Madrasah Tsanawiyah Ma'arif Nahdlatul Ulama yang tergenang banjir.

"Analisa berdasarkan kajian cepat kami, dibutuhkan penangananan lebih lanjut dari dinas/pihak terkait agar bencana tersebut tidak terjadi lagi," lanjut Muhamad Adam. (reza zurifwan)


Editor : Doni Ramdhani