Diduga Mabuk, Bikers Tabrak Truk didepan Kantor Dishub Kota Bogor

Diduga mabuk tuak, IR (28) pemotor Motor Honda Beat nomor F-2035-AAC menabrak truk mitsubishi nomor polisi F-8678-YQ, yang dikemudikan A R P

Diduga Mabuk, Bikers Tabrak Truk didepan Kantor Dishub Kota Bogor
Kasatlantas Polresta Bogor Kota, Kompol Galih Aprian
 
INILAHKORAN, Bogor - Diduga mabuk tuak, IR (28) pemotor Motor Honda Beat nomor F-2035-AAC menabrak truk mitsubishi nomor polisi F-8678-YQ, yang dikemudikan A R P (26) jalan Raya Tajur tepatnya depan kantor Dinas Perhubungan (Dishub), Kecamatan Bogor Selatan pada Sabtu (16/7/2022) sekitar pukul 04.30 WIB.
 
Akibatnya IR meninggal dunia ditempat sementara penumpang yang diboncengnya mengalami luka berat dan masih dalam keadaan kritis dirumah sakit.
 
Kasatlantas Polresta Bogor Kota, Kompol Galih Aprian mengatakan, awal mula kejadian Honda beat yang dikendarai IR datang dari arah Sukasari menuju arah Ciawi saat melintas di Jalan Raya Tajur tepatnya depan kantor Dishub Bogor diduga pengendara tidak hati-hati dan melawan arus atau contra flow di lajur sebelah kiri arah Ciawi menuju Sukasari sehingga menabrak Kendaraan Mitsubishi Colt Diesel nopol F-8678-YQ yang datang dari arah Ciawi menuju arah Sukasari.
 
 
"Kejadian itu subuh pukul 04.30 wib, anggota kami menerima laporan adanya kecelakaan di Jalan Raya Tajur tepatnya di depan kantor Dishub. Yang terjadi satu unit sepeda motor dikendarai dua orang berboncengan bertabrakan dengan satu unit truk engkel bermuatan dan menyebabkan satu orang meninggal dunia dan satu orang luka berat di larikan ke rumah sakit," ungkap Galih didampingi Kasubsi Penmas Itu Rachmat Gumilar pada Sabtu (16/7/2022) siang.
 
Galih melanjutkan, pada bukti pendukung bahwa pengendara sepeda motor tidak menggunakan helm dan melawan arah. Bisa dibilang menyisir jalanan kanan seharusnya disebelah kiri. Dari arah Sukasari ke arah Ciawi, dia menabrak bagian kiri truk tersebut. 
 
"Motor terlempar dan pada saat di Tempat Kejadian Perkara (TKP) mengamankan barang yang dibawa pemotor tersebut salah satunya botol tuak atau minuman beralkohol (minol)," tuturnya.
 
 
Galih menjelaskan, saat ini yang luka berat diharapkan bisa sembuh, namun kondisi terakhir kritis dan IR meninggal dunia ditempat. Posisi anggota pada saat lokasi melihat motor ada di sebelah kanan sehingga dalam proses olah TKP baru pagi dilakukan karena subuh dan pagi hujan deras. 
 
"Dari beberapa hal tersebut kami mengimbau hendaknya menggunakan kendaraan sepeda motor tetap pada jalur yang benar dan menggunakan pelindung kepala. Jangan sekali-kali meminum minol, kemudian berkendara. Karena akan menyebabkan gangguan konsentrasi pengemudi bahkan menyebabkan kecelakaan," jelasnya.
 
"Dalam kejadian pagi ini, satu orang waria jenis kelamin laki-laki, tapi berpenampilan perempuan mengalami luka-luka berat kemudian mendapat perawatan di RSUD Ciawi," pungkasnya.(rizki mauludi)***
 


Editor : inilahkoran