Dimakamkan di Cimahi, Ngatiyana Kenang Masa Lalu Bersama Kang Gobang

Kabar duka tengah menyelimuti dunia seni peran usai Ari Jamasari atau yang lebih dikenal dengan Kang Gobang dalam sinetron Preman Pensiun dikabarkan meninggal dunia pada Jumat 7 Februari 2025 sekitar pukul 02.00 WIB.

Dimakamkan di Cimahi, Ngatiyana Kenang Masa Lalu Bersama Kang Gobang
Diketahui kabar duka tersebut kali pertama dikonfirmasi melalui akun Instagram @preman.pensiun.official, yang membagikan foto obituari mendiang Kang Gobang. (agus satia negara)

INILAHKORAN, Cimahi - Kabar duka tengah menyelimuti dunia seni peran usai Ari Jamasari atau yang lebih dikenal dengan Kang Gobang dalam sinetron Preman Pensiun dikabarkan meninggal dunia pada Jumat 7 Februari 2025 sekitar pukul 02.00 WIB.

Diketahui kabar duka tersebut kali pertama dikonfirmasi melalui akun Instagram @preman.pensiun.official, yang membagikan foto obituari mendiang Kang Gobang. 

Postingan tersebut langsung dibanjiri ucapan duka dari para penggemar dan sesama rekan kerja. “Innalillahi wa innailaihi rojiun, selamat jalan Kang Gobang,” tulis salah satu netizen di kolom komentar.

Kepergian Kang Gobang cukup mengejutkan publik lantaran pria yang berusia 47 tahun itu masih aktif melakukan syuting untuk Preman Pensiun 9 di Bandung. 

Kang Gobang dimakamkan di TPU RW 14, Kelurahan Cibabat, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi. Jenazah tiba di lokasi pemakaman pada pukul 10.30 WIB, dan prosesi pemakaman selesai sekitar pukul 11.45 WIB.  

Sejumlah pemeran Preman Pensiun turut hadir memberikan penghormatan terakhir, di antaranya Ubed, Ujang, Kang Murad, Ceu Edoh, Kang Mus (Epy Kusnandar), Cecep, Dikdik, Bubun, serta para pemeran lainnya. Termasuk, Wali Kota Cimahi terpilih, Ngatiyana.

"Almarhum adalah teman saya mengaji sejak lama. Beliau juga sempat membantu mendukung saya dalam Pilkada Kota Cimahi 2024 hingga akhirnya mengantarkan saya dan Adhitia menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih," kata Ngatiyana.

Orang nomor satu di Kota Cimahi itu mengaku mendapatkan kabar duka tersebut sekitar pukul 08.00 WIB. Ngatiyana mengaku terkejut lantaran almarhum tidak memiliki riwayat sakit sebelumnya.  

"Ini adalah takdir Allah Subhanahu Wa Ta'ala yang tidak bisa kita hindari. Semoga almarhum diterima di sisi-Nya," ucapnya.

"Beliau adalah orang baik dan saleh. Saya berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," sambungnya.

Ngatiyana pun mengenang momen kebersamaannya dengan almarhum saat kampanye Pilkada 2024.  

"Saya masih ingat bagaimana kami berjalan kaki, blusukan masuk ke gang-gang bersama. Itu kenangan yang tak terlupakan," kenangnya.  

Ngatiyana mengungkapkan rasa kehilangannya yang mendalam atas kepergian Kang Gobang. 

"Beliau sosok yang luar biasa. Kehilangannya sangat terasa bagi saya," tandasnya.


Editor : Doni Ramdhani