Dini Hari Mencekam, Sungai Cisanggarung Meluap 50 Rumah di Losari Terendam Banjir
Sungai Cisanggarung meluap pada Kamis dini hari, 12 Februari 2026. Akibatnya banjir menggenangi permukiman warga di Desa Barisan, Kecamatan Losari, Kabupaten Ci
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID – Sungai Cisanggarung meluap pada Kamis dini hari, 12 Februari 2026. Akibatnya banjir menggenangi permukiman warga di Desa Barisan, Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon.
Sedikitnya 50 rumah di Blok Pon, Desa Barisan, Kecamatan Losarang, terdampak banjir akibat derasnya aliran air Sungai Cisanggarung yang masuk ke kawasan tersebut.
Peristiwa banjir di Kecamatan Losari terjadi sekitar pukul 02.00 WIB. Air dilaporkan masuk dengan cepat ke rumah-rumah warga di wilayah RT 16, 17, dan 18 RW 06. Dalam waktu kurang dari satu jam, ketinggian genangan meningkat signifikan hingga mencapai sekitar setengah meter disertai arus yang cukup kuat.
Salah seorang warga Desa Barisan, Kecamatan Losari, Hengki, menuturkan air awalnya banjir hanya setinggi mata kaki sebelum akhirnya naik drastis. Kondisi tersebut membuat warga panik dan berupaya menyelamatkan barang-barang berharga.
Menurutnya, sejumlah rumah yang berada di dekat tanggul mengalami dampak lebih parah. Derasnya aliran air dilaporkan sempat merusak bagian belakang salah satu rumah hingga pintu jebol.
pantauan dilapangan menyebutkan, meski tidak sampai meruntuhkan dinding bangunan, sejumlah perabot dan barang milik warga dilaporkan hanyut terbawa arus.
Kapolsek Losari, AKP Sugiono, membenarkan peristiwa tersebut. Dia menyatakan, sekitar 50 rumah warga terdampak luapan sungai. Menurutnya, genangan mulai berangsur surut sekitar pukul 07.00 WIB, meski sebagian rumah masih tergenang air setinggi kurang lebih 30 sentimeter pada pagi hari.
"Berdasarkan informasi dari instansi terkait, peningkatan debit air dipicu tingginya volume air kiriman dari wilayah Bendungan Cijengkelok. Debit air yang meningkat tajam membuat tanggul tidak mampu menahan tekanan, sehingga air melimpas ke permukiman," ungkapnya.
Dia mengatakan, aparat kepolisian bersama unsur terkait telah melakukan langkah penanganan darurat, termasuk koordinasi dengan pihak proyek peninggian tanggul untuk pemasangan karung pasir sebagai penahan sementara.
"Dua unit alat berat juga disiagakan guna mengantisipasi potensi dampak lanjutan," jelasnya.
Dia menambahkan, koordinasi turut dilakukan dengan PLN untuk memastikan gardu listrik di wilayah terdampak tetap aman. Hingga Kamis pagi, kondisi kelistrikan dilaporkan masih stabil.
"Selain Desa Barisan, dua desa lain di Kecamatan Losari, ikut terdampak. Namun di kedua wilayah tersebut genangan terjadi akibat rembesan tanggul, bukan luapan langsung sungai.
Petugas saat ini masih melakukan pendataan kerugian serta memantau kondisi warga yang terdampak banjir," tukasnya.
Editor : Ahmad Sayuti


