Dinkes Jabar Ingatkan Jamaah Haji Jaga Kebugaran
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Barat Vini Adiani Dewi mengingatkan para jamaah haji untuk menjaga kebugaran, karena kurang dari dua pekan lagi mereka akan berangkat ke tanah suci Mekkah, Arab Saudi guna menjalankan ibadah.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Kepala Dinas kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Barat Vini Adiani Dewi mengingatkan para jamaah haji untuk menjaga kebugaran, karena kurang dari dua pekan lagi mereka akan berangkat ke tanah suci Mekkah, Arab Saudi guna menjalankan ibadah.
Vini mengatakan, selama menjalani proses ibadah haji, para jamaah akan melakoni aktivitas fisik yang cukup berat karena banyak berjalan kaki. Maka dari itu dia mengimbau kepada jamaah, untuk mulai berolahraga menjaga kebugaran.
Sehingga nantinya kata Vini, ketika menjalani proses ibadah haji, dapat terlaksana secara maksimal.
"Diharapkan rajin olahraga, karena haji identik dengan fisik juga. Jalan setiap hari bisa tujuh kilometer. Apalagi kalau bolak-balik, dari lempar jumroh langsung thawaf ifadoh, bolak-balik 21 kilometer. Kebayang kalau fisik tidak sehat, tentu akan menjadi beban nanti. Kepada dirinya sendiri dan orang lain. Jadi setiap jamaah disarankan olahraga rutin," ujar Vini pada INILAH di Gedung Sate, Kota Bandung baru-baru ini.
Vini melanjutkan, kini pihaknya terus melakukan pemantauan kepada jamaah haji yang memiliki penyakit serius. Supaya ketika waktu keberangkatan tiba pada 12 Mei 2024 mendatang, para jamaah siap untuk menjalankan ibadah.
"Sekarang pemantauan bagi yang risiko tinggi. Hipertensi, jantung, harus kontrol. Termasuk melakukan informasi kesehatan kepada para pembimbing ibadah haji. Jadi termasuk didalamnya ya tentu kami tidak lepas juga dari persiapan embarkasi. Sudah melakukan pelayanan kesehatan baik di Bekasi maupun Indramayu," ucapnya.
Selain kesehatan, pihaknya juga sambung Vini akan melakukan pemantauan terhadap makanan, mulai dari asrama haji di Bekasi dan Indramayu hingga Arab Saudi.
Harapannya jangan sampai terjadi masalah, seperti keracunan akibat kurang higienis dalam pembuatan dan penyajiannya.
"Sudah menyiapkan kesehatan, termasuk pemeriksaan makanan. Jangan sampai diare. Makanya kami betul-betul menjaga jamaah, salah satunya menempatkan tenaga kesehatan yang hubungannya dengan sanitasi lingkungan, makanan dan termasuk fisik," imbuhnya.
Total ada 38.723 jamaah haji asal Jawa Barat yang akan berangkat ke tanah suci, mulai 12 Mei mendatang. Keberangkatan melalui dua embarkasi, yakni BIJB Kertajati, Kabupaten Majalengka dan Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng.
Dimana pada 10 Mei nanti, para jamaah harus sudah masuk ke asrama haji di Indramayu dan Bekasi. Di BIJB Kertajati, ada 30 kloter yang akan diberangkatkan dan terbagi dalam dua gelombang, yakni gelombang satu 12 kloter serta gelombang kedua 18 kloter. (Yuliantono)
Editor : Ahmad Sayuti

