Dinobatkan MVP NBA 2025, Shai Gilgeous-Alexander Berurai Air Mata, Wanita Ini Jadi Penyebabnya

Shai Gilgeous-Alexander, bintang OKC, menangis di depan wanita bernama Hailey Summers setelah dinobatkan sebagai MVP NBA 2025. Siapa wanita itu?

Dinobatkan MVP NBA 2025, Shai Gilgeous-Alexander Berurai Air Mata, Wanita Ini Jadi Penyebabnya
Shai Gilgeous-Alexander dinobatkan sebagai MVP NBA 2025. Bintang Oklahoma City Thunder alias OKC itu pun berurai air mata di hadapan Hailey Summers. (IG @NBA)

INILAHKORAN, Los Angeles – Shai Gilgeous-Alexander, bintang OKC, menangis di depan wanita bernama Hailey Summers setelah dinobatkan sebagai MVP NBA 2025. Siapa wanita itu?

Hailey Summers tak lain tak bukan adalah istri Shai Gilgeous-Alexander sendiri. Kepadanyalah, pemain Oklahoma City Thunder alias OKC itu menyampaikan terima kasih terdalam.

Shai Gilgeous-Alexander didapuk sebagai MVP NBA 2025 pada Rabu malam atau Kamis pagi WIB. Dia tampil mempesona bersama Oklahoma City Thunder atau OKC.

Dia meneteskan meneteskan air mata saat menyampaikan pidato penghargaan MVP NBA saat pemain Oklahoma City Thunder itu mengucapkan terima kasih kepada istrinya, Hailey Summers.

Setelah mengucapkan terima kasih kepada rekan satu timnya, staf pendukung, manajemen, keluarga, dan teman-temannya, pria Kanada berusia 26 tahun itu fokus pada wanita yang dinikahinya pada Februari 2024.

“Terima kasih banyak," katanya sambil menatap wanita itu dari podium. 

“Terima kasih atas segalanya yang telah kamu berikan — untuk saya, untuk putra kita, Ares,” tambahnya.

Kenapa Shai Gilgeous-Alexander berubah jadi melankolis? Dia mengaku, Hailey Summers adalah orang pertama yang menunjukkan kepada dirinya apa arti cinta dan pengorbanan yang sesungguhnya.

“Saya tidak sabar untuk menghabiskan sisa perjalanan hidup ini bersama kamu. Terima kasih banyak. Saya tidak akan menjadi pria seperti sekarang ini, saya tidak akan menjadi pemain seperti sekarang ini, saya tidak akan menjadi ayah seperti sekarang ini, tanpa kamu. Terima kasih,” katanya lagi.

Momen itu membangkitkan kenangan akan pidato mantan bintang Thunder Kevin Durant pada tahun 2014, saat ia menangis saat menyebut ibunya, Wanda Durant, sebagai "MVP yang sebenarnya." 

Gilgeous-Alexander berbicara tanpa catatan dan tetap tenang saat mengucapkan terima kasih kepada rekan satu timnya.

“Saya tidak bisa cukup mengatakan betapa kalian semua berarti bagi saya, dan tidak hanya sebagai pemain basket, tetapi juga sebagai keluarga,” katanya. 

“Saya tahu, kalian semua tahu, bahwa kita melakukan segalanya bersama-sama, di dalam dan di luar lapangan, kita berbelanja, kita makan. Kalian benar-benar seperti saudara saya... Tanpa kalian semua, semua ini tidak akan mungkin terjadi. Saya ingin kalian tahu bahwa penghargaan ini adalah penghargaan kalian juga,” ujarnya. (*)


Editor : Zulfirman