Pertama Kali! Oklahoma City Thunder Juara NBA Finals, Shai Gilgeous-Alexander Jadi Bintangnya
Oklahoma City Thunder akhirnya merebut juara NBA. Mereka memenangkan Game 7 NBA Finals 2025 Thunder vs Pacers 103-91.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Oklahoma – Oklahoma City Thunder akhirnya merebut juara NBA. Mereka memenangkan Game 7 NBA Finals 2025 Thunder vs Pacers 103-91.
Pertandingan Game 7 NBA Finals 2025 Thunder vs Pacers berlangsung di Paycom Center, Oklahoma, Amerika Serikat, Senin 23 Juni 2025 WIB.
Laga NBA Finals 2025 Thunder vs Pacers terpaksa memasuki Game 7 setelah kedua kubu bermain imbang 3-3 di enam pertemuan sebelumnya.
Bintang Oklahoma City Thunder, siapa lagi kalau bukan Shai Gilgeous-Alexander. Dia membukukan double-double dalam pertandingan Game 7 NBA Finals ini.
Dia membukukan poin tertinggi, 29 angka. Enam poin di antaranya dari dua lemparan tiga angka di antara 12 kali percobaannya.
Tak hanya menyumbang angka tertinggi, Shai Gilgeous-Alexander juga menyumbang 5 rebound dan 12 assist.
Jalen Williams ikut menyumbang 17 poin, 4 rebound, dan 4 assist sepanjang pertandingan. Dia juga berhasil memasukkan dua dari empat lemparan tiga angkanya.
Di kubu Indiana Pacers, di tengah cederanya Tyrese Haliburton, Bennedict Mathurin menjadi penyumbang poin terbanyak. Dia mengoleksi 20 angka, melakukan 12 rebound, dan memberi 3 assist.
Indiana Pacers mengawali pertandingan dengan baik. Mereka merebut empat poin pertama dan nyaris selalu mempertahankannya.
Oklahoma City Thunder hanya sempat membalikkan keadaan pada kedudukan 16-14, setelah dua lemparan tiga angka mereka tepat mengenai sasaran.
Setelah itu, Oklahoma City Thunder tak memberi kesematan Indiana Pacers unggul lagi di kuarter pertama. Mereka menutupnya dengan 25-22.
Tetapi, Indiana Pacers langsung menyamakan kedudukan di kuarter kedua 25-25, langsung dengan lemparan tiga angka.
Oklahoma City Thunder kembali merebut posisi keunggulan. Mereka bahkan sempat unggul lima poin di posisi 37-32.
Situasi berubah beberapa menit sebelum istirahat. Setelah membalikkan keadaan melalui lemparan tiga angka, Pacers menambahnya dengan dua lemparan bebas sehingga unggul 42-45.
Menjelang babak pertama usai, lagi-lagi lemparan tiga angka Indiana Pacers membalikkan situasi. Pacers menyudahi kuarter kedua itu dalam posisi unggul 47-48.
Namun, memasuki kuarter ketiga, Oklahoma City Thunder langsung melejit. Mereka langsung menambah lima poin beruntun dan meninggalkan Pacers 52-48.
Indiana Pacers hanya sempat menyamakan kedudukan di posisi 56-56, setelah itu mereka selalu tertinggal. Oklahoma City Thunder bahkan sempat memimpin hingga selisih sembilan angka pada posisi 67-58.
Menjelang kuarter ketiga berakhir, Oklahoma City merebut empat poin secara beruntun sehingga mengunggulinya dengan 81-16 menjelang masuk kuarter keempat.
Memasuki kuarter keempat, Oklahoma City Thunder langsung melejit. Mereka menandai kuarter ini dengan lemparan tiga angka dan mengoleksi sembilan poin tambahan secara beruntun membuat keunggulan makin mutlak jadi 90-68.
Namun, setelah itu, giliran Indiana Pacers yang meraih poin beruntun. Mereka mendapatkan tujuh poin secara berturut-turut, lima di antaranya melalui lemparan bebas.
Indiana Pacers terus memberikan tekanan. Sempat tertinggal, mereka hanya memberikan kesempatan Oklahoma City Thunder mencetak dua angka tambahan dan menipiskan ketinggalan menjadi 93-81.
Tapi, kebangkitan Indiana Pacers datang terlambat. Mereka akhirnya menyerahkan cincin juara NBA kepada Oklahoma City Thunder yang memenangkan Game 7 NBA Finals ini dengan 103-91. (*)
Editor : Zulfirman


