Dipalak dan Dianiaya Usai Turun Travel di Bandung, Pelancong Kehilangan Uang dan Ponsel
Seorang pria berinisial R (43 tahun) harus mengalami nasib nahas setelah menjadi korban pemalakan disertai penganiayaan di Jalan Supratman, Kelurahan Cihaurgeulis, Kecamatan Cibeunying Kaler, Kota Bandung.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Seorang pria berinisial R (43 tahun) harus mengalami nasib nahas setelah menjadi korban pemalakan disertai penganiayaan di Jalan supratman, Kelurahan Cihaurgeulis, Kecamatan Cibeunying Kaler, Kota bandung.
Selain kehilangan uang dan ponsel, korban juga menderita luka akibat dipukuli pelaku pemalakan.
Kapolsek Cibeunying Kaler, Kompol Rizal Jatnika, membenarkan insiden pemalakan dengan kekerasan tersebut. Peristiwa itu terjadi Jumat (14/11/2025) menjelang tengah malam, sekitar pukul 23.00 WIB.
Kompol Rizal menjelaskan, kejadian pemalakan bermula saat korban baru saja turun dari mobil travel. Korban yang sedang memesan jasa ojek online (ojol) melalui ponselnya tiba-tiba dihampiri oleh dua orang tak dikenal yang berboncengan menggunakan sepeda motor Beat hitam.
"Korban baru turun dari travel, terus disamperin sama orang enggak dikenal, diminta duit, dipalak," kata Kompol Rizal saat dikonfirmasi, Minggu (16/11/2025).
Awalnya, pelaku hanya meminta uang rokok sebesar Rp10 ribu hingga Rp20 ribu. Namun, saat korban menolak, kedua pelaku langsung bertindak anarkis.
"Mungkin karena melawan, jadi diambil semuanya," jelas Rizal.
Kedua pelaku kemudian memukuli korban dengan tangan kosong hingga R mengalami luka. Setelah menganiaya, pelaku berhasil mengambil barang berharga milik korban, berupa uang tunai senilai Rp200 ribu dan satu unit ponsel merek Vivo.
Beruntung, aksi pelaku terhenti setelah korban ditolong warga sekitar. Warga segera membawa korban ke RS Sartika Asih untuk mendapatkan perawatan medis dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian setempat.
Kompol Rizal mengungkapkan, saat ini korban sudah bisa diajak komunikasi namun masih mengalami trauma.
"Korban sudah bisa untuk diajak komunikasi, (tapi) masih trauma," ucapnya.
Saat ini, Polsek Cibeunying Kaler tengah melakukan serangkaian penyelidikan intensif guna mengidentifikasi dan menangkap kedua terduga pelaku. Langkah yang dilakukan meliputi menghimpun keterangan dari sejumlah saksi, termasuk korban, serta menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.
"Masih menghimpun keterangan dari saksi-saksi. Masih ditelusuri lewat CCTV," tutup Kompol Rizal Jatnika.
Editor : Ahmad Sayuti

