Disdik Jabar Gandeng 9 Industri, Perkuat Jaringan SMK dengan Dunia Kerja
Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Pendidikan (Disdik) telah menandatangani perjanjian kerja sama dengan sembilan perusahaan lintas sektor.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Pendidikan (Disdik) telah menandatangani perjanjian kerja sama dengan sembilan perusahaan lintas sektor, untuk memperkuat mutu pendidikan vokasi beberapa waktu lalu.
Kepala DIsdik Jabar, Purwanto menegaskan, kemitraan tersebut merupakan strategi konkret untuk mengintegrasikan dunia industri dan dunia usaha ke dalam kurikulum dan ekosistem Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
“Kerja sama dengan sembilan perusahaan dari berbagai bidang ini merupakan cara untuk berkolaborasi guna menjadikan dunia industri dan dunia usaha sebagai bagian integral dari kurikulum dan ekosistem SMK,” ujar Purwanto dikutip Senin 16 Februari 2026.
Ia memastikan, kolaborasi tidak berhenti pada sembilan perusahaan tersebut. DIsdik Jabar akan terus memperluas jejaring kemitraan dengan dunia industri, dunia usaha, maupun lembaga lainnya guna memperkuat konsep link and match antara sekolah dan kebutuhan pasar kerja.
Purwanto juga mengingatkan, bahwa orientasi lulusan SMK tidak hanya sebatas siap kerja, berwirausaha, atau melanjutkan pendidikan, tetapi juga harus memiliki karakter kuat.
“Harus punya olah budi, olah rasa baik secara sikap maupun penampilan. Agar anak SMK ini cirinya sat-set, cekatan, singer,” katanya.
Adapun sembilan perusahaan yang menjalin kerja sama yakni PT Art Sensei Academy, Harris Hotel & Convention Festival Citylink, Selamat Toyota Sukabumi, PT Bonet Utama, CV Albajah, PT Pangkalan Lintas Data Indonesia, P4S Okiagaru-Ikamaja, PT BNET Academy, serta PT Datascrip.
Kesembilan industri tersebut bermitra dengan sembilan SMK, yakni SMKN 4 Bogor, SMKN 1 Sagaranten, SMKN Pertanian 1 Sukaraja, SMKN 2 Cilaku, SMK Negeri Pertanian Pembangunan Lembang, SMKN 3 Cimahi, SMKN 2 Bandung, SMKN 13 Bandung, dan SMKN 1 Jamblang.
Melalui kemitraan ini, DIsdik Jabar menargetkan penguatan praktik kerja industri, penyelarasan kurikulum berbasis kebutuhan riil pasar, hingga peluang rekrutmen langsung bagi lulusan. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing lulusan SMK Jawa Barat di tingkat regional maupun nasional.
Editor : JakaPermana

