Dishub Jabar Periksa Kesehatan Sopir dan Kelayakan Angkutan Terminal 'Stasion Hall'

Menjelang musim arus mudik Lebaran 2026, Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat meningkatkan pengawasan terhadap operasional angkutan umum.

Dishub Jabar Periksa Kesehatan Sopir dan Kelayakan Angkutan Terminal 'Stasion Hall'
Menjelang musim arus mudik Lebaran 2026, Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat meningkatkan pengawasan terhadap operasional angkutan umum./INILAHKORAN-Yuliantono

INILAHKORAN.ID - Menjelang musim arus mudik Lebaran 2026, Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat meningkatkan pengawasan terhadap operasional angkutan umum.

Salah satunya melalui pemeriksaan kesehatan pengemudi, tes urine, serta pengecekan kelayakan kendaraan atau ramp check di terminal Tipe B Stasion Hall Bandung, Rabu 11 Maret 2026.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan armada yang beroperasi serta para pengemudi berada dalam kondisi layak dan aman saat melayani penumpang selama periode arus mudik.

Kepala terminal Tipe B Stasion Hall Bandung, Roni Hermanto menjelaskan, kegiatan tersebut melibatkan berbagai instansi, termasuk Badan Narkotika Nasional (BNN). Pemeriksaan difokuskan untuk memastikan para pengemudi terbebas dari penyalahgunaan narkoba sekaligus dalam kondisi kesehatan yang prima saat bertugas.

“Sehari-hari kami juga bekerja sama dengan BNN untuk memastikan pengemudi bebas dari narkoba,” ujar Roni.

Ia mengungkapkan, setiap hari terminal tersebut melayani sekitar 80 hingga 90 unit kendaraan angkutan antarkota dalam provinsi (AKDP). Mayoritas kendaraan melayani rute menuju wilayah Priangan Timur, terutama Ciamis dan Panjalu.
Proses pemeriksaan dilakukan secara bertahap karena kendaraan datang secara bergantian hingga siang bahkan sore hari. 

Dari hasil pemeriksaan sementara, petugas menemukan satu unit kendaraan yang belum memenuhi standar kelayakan operasional. Kendaraan tersebut langsung diminta kembali ke pool perusahaan untuk diganti sebelum kembali melayani penumpang.

"Untuk sementara hampir semua laik, maupun fisik kendaraan maupun kesehatan pengemudi. (Satu kendaraan tidak laik) Kami sarankan dikembalikan ke pool," ucapnya.

Selain pemeriksaan gabungan, pihak terminal juga melakukan pengecekan administrasi kendaraan secara rutin selama periode angkutan Lebaran, yakni mulai H-7 hingga H+7. Langkah ini bertujuan memastikan seluruh armada yang beroperasi memenuhi standar keselamatan transportasi.

terminal Tipe B Stasion Hall sendiri melayani sejumlah trayek transportasi. Untuk layanan AKDP, terminal ini melayani perjalanan menuju Panjalu dan Ciamis menggunakan kendaraan jenis Elf. Selain itu terdapat trayek perbatasan menuju Lembang dan Cimahi, tujuh trayek angkutan kota, serta dua rute Trans Metro Bandung.

Dalam menghadapi angkutan Lebaran 1447 Hijriah, pengelola terminal menyiapkan sekitar 100 unit kendaraan AKDP tujuan Ciamis setiap hari. Armada tersebut memiliki kapasitas total sekitar 1.400 kursi penumpang.

Berdasarkan evaluasi tahun sebelumnya, tingkat keterisian penumpang biasanya tidak lebih dari 20 persen dari kapasitas yang tersedia sehingga armada yang disiapkan dinilai masih mencukupi.

Dishub Jawa Barat memperkirakan puncak arus mudik di terminal Stasion Hall akan terjadi pada H-3 hingga H-2 Lebaran. 

Petugas pun terus mengingatkan para pengemudi untuk mematuhi aturan lalu lintas, serta menghindari pelanggaran batas kecepatan demi menjaga keselamatan perjalanan penumpang. ***


Editor : JakaPermana