Dituding Influencer Pemerintah Gegara Tak Vokal Suarakan Kawal Putusan MK, Raffi Ahmad: Aku Dibayar Aja Nggak

Raffi Ahmad juga mendapat kritik karna terlambat menyuarakan Peringatan Darurat yang beberapa waktu lalu ramai di media sosial.

Dituding Influencer Pemerintah Gegara Tak Vokal Suarakan Kawal Putusan MK, Raffi Ahmad: Aku Dibayar Aja Nggak

INILAHKORAN, Bandung - Artis Raffi Ahmad mendadak dihujat netizen lantaran dinilai tidak pro rakyat dan tidak ikut demo kawal putusan MK.

Raffi Ahmad juga mendapat kritik karna terlambat menyuarakan Peringatan Darurat yang beberapa waktu lalu ramai di media sosial.

Usai mendapat tudingan tersebut, Raffi Ahmad akhirnya buka suara dan menjelaskan  momen kebersamaannya dengan Gibran Rakabuming beberapa waktu lalu di Bandung.

""Kenapa Raffi Ahmad nggak ikut posting? Semua orang punya cara berbeda-beda. Jadi kita blusukan di sana juga bukannya apa-apa, emang hari-harinya aku lagi banyak di Bandung," ujar Raffi Ahmad.

"Kayak Pak Zulkifli Hasan, Mas Gibran, punya agenda masing-masing. Kebetulan kemarin ada di tempat yang sama. Jadi orang-orang ngegoreng, ngegoreng," sambungnya.

Bukan hanya itu, Raffi Ahmad juga menjawab tudingan soal dirinya jadi influencer pemerintah.

Suami Nagita Slavina itu mengaku tidak mendapatkan bayaran apa pun yang membuatnya pantas disebut influencer pemerintah.

"Kayak aku dibilang, 'Wah Raffi Ahmad influencer-nya pemerintah', aku dibayar saja nggak," ujarnya.

Raffi Ahmad lebih lanjut mengaku berhati-hati dalam menyuarakan kawal putusan MK. Ia khawatir kata-katanya dipolitisasi.

"Apa pun maksudnya, kenapa aku itu selalu bergerak, nggak pernah kalau untuk urusan negara, bukannya aku terlambat. Kita kan harus menyaring dulu, dipolitisir apa nggak. Kayak tadi gini saja aku dipolitisir, 'Wah sama Mas Gibran.' Memang kebetulan aku lagi ada di situ," pungkasnya.


Editor : Firda Rachmawati